Lahan Kebun Milik Warga Benangin Tergenang, Diduga Adanya Aktifitas Tambang Batubara di Blok Lampanang

- Jurnalis

Jumat, 15 Oktober 2021 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH-Lahan kebun dan ladang milik Radius alias Dius (64)  warga Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kalimantan Tengah, tergenang air.  Terjangan air itu, selain menggenangi lahan juga hampir menenggelamkan pondoknya di kawasan Blok Lampanang. Parahnya lagi  genang air sudah terjadi hampir satu bulan ini.

Dius, sudah melayangkan protes ke pihak perusahaan PT Trust dan juga ke PT Bharinto Ekatama (BEK) untuk meminta pertanggunjawaban. Namun hingga kini tak mendapat respon oleh kedua perusahaan itu.

PT Trust merupakan kontraktor PT Bharinto Ekatama (BEK) yang  beroperasi di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. PT BEK sendiri memiliki izin PKP2B. Ia merupakan anak usaha dari Indo Tambang Megah TBK/ITM yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

“Lahan kebun dan ladang rusak dan pondok saya terkena terjangan dan genangan air, saya menuntut pertanggungjawaban perusahaan. Sudah kami layangkan surat pertanggal 24 September 2021, namun tidak ada tanggapan,” ujar Dius dalam surat rillisnya yang diterima 1tulah.com, Rabu(13/10/2021) kemarin.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Rencanakan Bangun 1.000 Kamar Kampung Haji Indonesia di Makkah

Karena tak ada jawaban, ia juga menuding, PT Trust site PT BEK tidak punya niat baik menyelesaikan persoalan. Padahal kerusakan yang terjadi sangatlah berat, dan bisa saja mengarah kepada kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup yang fatal diakibatkan karena kelalaian.

Dius mengancam, jika pihak perusahaan tetap tidak mau bertanggungjawab dan bersikukuh dengan tidak menanggapi tuntutannya, ia beserta keluarga besarnya akan mengadakan aksi ke lapangan meskipun harus berhadapan dengan dugaan tindakan pidana menghalang-halangi ataupun merintangi kegiatan aktifitas tambang.

“Sebab kami yakin, kami tidak menghalangi bentuk investasi apapun, tetapi hanya menuntut apa yang seharusnya menjadi hak-hak kami sebagai masyarakat lokal,” kata Dius.

Managemen PT Trust, Cornelius Somba di konfirmasi melalui sambungan percakapan WhatApp, belum didapat jawabannya. Begitu juga dengan Manager Eksternal PT BEK, Hirung di konfirmasi, kamis pagi Jumat juga belum menjawab.

Baca Juga :  Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Ramadan 2026: Beras 10 Kg dan Minyak Goreng 2 Liter Gratis!

Managemen PT BEK lainnya bernama Suryadi saat di konfirmasi Jumat (15/10/2021) juga tidak merespon, padahal sudah membaca pesan konfirmasi dari 1tulah.com

Mereka seperti ada kesan bungkam dan tak menjawab konfirmasi media ini.

Sementara itu Camat Teweh Timur Winardi, di konfirmasi 1tulah.com, Jumat (15/10/2021) siang mengatakan, terkait tuntutan pak Radius, pihak kecamatan Teweh Timur masih belum ada terlibat dalam hal memfasilitasi permasalahan.  mengingat sampai saat ini masih belum ada komfirmasi lanjutan setelah ada surat tembusan  beberapa waktu lalu.

“Karena tak ada konfirmasi kami beranggapan kemungkinan sudah ada penyelesaian,’ ujar Camat Winardi.

Sementara itu Kapolsek Teweh Timur Iptu A Boukir kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi pertemuan dan mediasi, Kamis (14/10/2021) kemarin.

Namun karena Bapak Radius meminta pendampingan dari pihak keluarga, mediasi akan digelar Senin. (*)

Reporter : Tim Redaksi

 

 

Berita Terkait

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota
Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026
Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya
Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:56 WIB

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:48 WIB

Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:18 WIB

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:05 WIB

Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Berita Terbaru

Pj Sekda Mura Sarwo Mintarjo mengikuti Bmtek Penguatan Instrumen Evaluasi Mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia melalui zoom meeting.

Berita

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Feb 2026 - 22:18 WIB