1tulah.com, MUARA TEWEH– Bupati Nadalsyah mengomentari kelanjutan pembangunan jembatan penyebrangan Tumpung Laung-Sikan. Orang nomor satu di bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini menegaskan, pembangunan jembatan akan terus berjalan, pemancangan tiang bawah bakal dilakukan redesain alias perencanaan ulang.
“Kita lakukan redesain, pembangunannya tetap berlanjut dan masih di lokasi yang sama,” ujar Nadalsyah kepada wartawan, Senin (28/9/2021).
Seperti diberitakan media ini, tiang jembatan Tumpung Laung-Sikan sudah tiga kali ditabrak tongkang angkutan batu bara.
Insiden pertama terjadi di Senin tanggal 26 Oktober 2020. Tongkang yang menabrak Soekawati 36 yang ditarik Tugbot Herlina 88. Insiden itu mengakibatkan 7 dari 26 tiang di Pier 4 dalam posisi miring. Posisi tabrakan berada di seberang kampung Tumpung Luang.
Insiden kedua terjadi pada hari Rabu 20 Juni 2021. Tongkang yang menabrak bernama Rimau 2503 dan Tugboat Ewis 16. Insidne mengakibatkan tiang/pipa pada fender Pier 5 sebanyak 9 tiang roboh dan hilang.
Sementara insiden ketiga, terjadi pada Kamis 9 September 2021. Tongkang yang menabrak Anand 5 ditarik Tugboat Brahma. Insiden mengakibatkan tiang dan pipa di pier 3 mengalami rusak parah. 8 diantarnya hilang, 8 miring dan terisa 6 kokoh berdiri, namun tetpa dalam kondisi rusak.(*)










![64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia. [Sekretariat Kabinet]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/pesawat-karhutla-225x129.jpg)





![64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia. [Sekretariat Kabinet]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/pesawat-karhutla-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

