Kasus Mafia Tanah Kembali Heboh  

- Jurnalis

Selasa, 14 September 2021 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Mafia tanah kembali melakukan penyerobotan bidang tanah milik warga yang berada di Jalan Kecipir Ujung, simpang Jalan Perintis, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Penyerobotan tanah tersebut dilakukan dengan cara membuat warkah sertifikat yang diduga palsu. Pelaku yang sebelumnya terjerat kasus yang sama dan kini kasusnya kembali dipertanyakan.

Pemilik tanah, Haji Abdul Hadi telah melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian bahwa dua bidang tanah yang berada di wilayah tersebut diserobot oleh dua orang pria atas nama Klt dan YS.

Abdul Hadi menyebutkan, semula tanah miliknya tersebut telah dibuktikan kepemilikannya melalui SKT dari kelurahan setempat.

Secara mengejutkan, tanah milik itu telah bersertifikat dan tercatat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat atas nama dua orang tak dikenal dan kasus ini bukan yang pertama kali dilakukannya.

“Tanah berukuran 30×100 atas nama YS dan 30×80 Klt. Itu tanah saya diserobot orang, oleh karena itu saya laporkan dan kini saya serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian,” kata Hadi, Senin (13/9/2021) siang.

Baca Juga :  BPB-PK Kalteng Tingkatkan Kapasitas TRC Penanggulangan Bencana melalui Bimtek Manajemen Pengungsi 2026

Mengenai penyerbotan warkah tanah ini, H Abdul Hadi, berharap sertifikat yang telah tercantum atas nama orang lain ini bisa diubah lagi menggunakan atas namanya sendiri dan meminta untuk lebih jelas lagi dalam kasus tersebut.

“Kalau bisa damai ya damai, namun kalau tidak koperatif ya kita proses hukum dan akan saya serahkan semua ke pihak Kepolisian,” katanya.

Sementara itu, Kineng selaku penerima kuasa dari H. Abdul Hadi, menyebutkan kasus yang dilaporkan ini mengenai dugaan pemalsuan warkah tanah.

“Kami melaporkan atas nama pemilik sertifikat YS dan Klt ke pihak kepolisian,” ungkap Kineng, kepada 1tulah.com di kediamannya.

Hingga saat ini, semenjak dilaporkan pada 8 Maret 2021, pihak kepolisian belum melakukan tindakan kendati prosedur hukum sudah dipenuhi oleh pelapor.

Baca Juga :  Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar

“Sejumlah saksi kemarin sudah dipanggil penyidik Subdit Harda, Ditreskrimum Polda Kalteng. Tinggal menunggu kejelasan hasil penyelidikan,” katanya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon whatsapp, Yonny sudah membuat pernyataan yang menyatakan bahwa tidak memiliki tanah tersebut. Ia membenarkan bahwa tidak memiliki satu bidang tanah pun di daerah tersebut.

“Saya sudah menghadap di Polda. Saya jelaskan ke penyidiknya bahwa saya meminjamkan KTP dan KK ke saudara Kilat untuk membuat peta bidang dan sertifikat,” kata Yonny.

Ia mengaku terkejut melihat lokasi tanahnya berada di hak milik orang lain. “Itu lain tanah saya. Yang tanah saya kalau dari lokasi itu kavling ke empat,” katanya.

Dirinya memang sempat dijanjikan oleh Kilat, namun bukan di lokasi tersebut dan membantah tidak memiliki sebidang tanah dan bersertifikat di atas tanah Abdul Hadi.

“Saya tidak punya tanah disitu dan itu memang milik Haji Abdul Hadi,” katanya. *

Reporter: Abimanyu

Berita Terkait

Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus
Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Lampu Hijau Tim Medis di Brno
7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta
Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar
Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Perizinan Berusaha Berbasis Risiko untuk Mendorong Investasi
Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!
IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!
Ketua DPW Nasdem Kalteng Ajak Generasi Muda Maknai Semangat Hijrah di Tahun Baru Islam 1448H

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:01 WIB

Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:45 WIB

Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Lampu Hijau Tim Medis di Brno

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:42 WIB

7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Perizinan Berusaha Berbasis Risiko untuk Mendorong Investasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:53 WIB

Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:41 WIB

IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:40 WIB

Ketua DPW Nasdem Kalteng Ajak Generasi Muda Maknai Semangat Hijrah di Tahun Baru Islam 1448H

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:17 WIB

Piala Dunia 2026: Didier Deschamps Redam Ekspektasi, Sebut Spanyol Favorit Juara ketimbang Prancis

Berita Terbaru