Haji Tajeri Minta Aparat Hukum dan Pemerintah Segera Menertibkan Distribusi Elpiji Melon

- Jurnalis

Selasa, 11 Mei 2021 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Haji tajeri (Anggota DPRD barito Utara) saat menunjukkan dokumen adanya nama-nama oknum pejabat menerima ganti rugi lahan di Kutai barat, kaltim, saat RDP Senin, kemarin. Foto.dok.1tulah.com

Foto. Haji tajeri (Anggota DPRD barito Utara) saat menunjukkan dokumen adanya nama-nama oknum pejabat menerima ganti rugi lahan di Kutai barat, kaltim, saat RDP Senin, kemarin. Foto.dok.1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH– Terus dikeluhkan warga Barito Utara (Barut) lantaran harga elpiji melon subsidi 3 kg mahal dan tak sesuai HET, wakil rakyat meminta aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah segera melakukan penertiban.

“Harusnya segera ditertibkan oleh aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, karena warga terus mengeluhkan terkait harga elpiji subsidi melambung. Didaerah lain bisa kenapa disini tidak,” kata Haji Tajeri, anggota DPRD Barito Utara kepada 1tulah.com, Selasa (11/5/2021).

Politisi partai Gerindra ini menerangkan, mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Ekonomi Sumber Daya Meneral nomor 17 Tahun 2011, nomor 5 Tahun 2011 Tentang Pembinaan dan Pendistribusian Terhadap Liqueficd Petrolium Gas (LPG) Tertentu di Daerah, sudah sangat jelas aturannya.

Bahwa, seharusnya tugas aparat penegak hukum bersama Pemerintah yang berkewajiban menertibkan dan menindak sesuai aturan perundangan berlaku di Negara kita Republik Indobesia.

“Kalau ini dilaksanakan, tertiblah dan subsidi untuk orang yang tidak mampu akan sampai atau tepat sasaran. Contoh Daerah lain bisa, kenapa daerah kita tidak, jadi ada apa,” bebernya.

Dikatakan Tajeri, pejabat di dinas terkait Disperindagsar sudah mengakui ada permainan dan tidak tepat sasaran penyaluran elpiji bersubsidi ini. Harusnya segera ditindaklanjuti dengan penertiban bahkan hingga ke sangsi hukum.

“Sebenarnya terkait keluhan elpiji bersubsidi ini  sudah sering kita sampaikan ke dinas terkait, tapi herna juga tak ada respon,” tutup Tajeri.

Terkait melambungnya ahrga elpiji melon 3 kg ini, warga ramai komentar di media sosial, terutama kalnagna emak-emak. mereka mendukung dilakukannya penertiban. Apalagi di Kota Muara teweh harga sudah mencapai Rp, 50 ribu.

“Mohon di usut kasihan masyarakat yang memerlukan, kalau sampai jatuh kelain pihak. Karena harga tabung 3 kg di pengecer sudah lewat pada harga yang sudah disepakati,” kata cuitan akun facebok bernama Mute Simone.

Kepala Dinas Perindurstrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Barito Utara melalui Kabid nya, Juni Rantetampang di konfirmasi 1tulah.com, Senin (11/5/2021) mengatakan, di Barito Utara sendiri saat ini terdata ada 2 agen dan 64 pangkalan.

Ia tak menampik jika distribusi gas bersubsidi di Barito Utara pada kenyataanya salah sasaran.

“Distribusi gas 3 kg ini memang salah sasaran. Pelakunnya kebanyakan membuntuti mekanisme pasar, contohnya seperti yang berlaku pada gas 15 dan 12 kg. Tapi itu sebenarnya keliru,” ungkap Juni ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/5/2021) kemarin.

Menurutnya, sasaran tak tepat dan harga tidak wajar dalam pendistribusian gas bersubsidi tersebut di sebabkan dari oknum tertentu yang bermain, biasanya itu terjadi dari pagkalan ke kios-kios ada pihak ketiga. Padahal tindakan tersebut sebenarnya tidak dibenarkan.

Pihaknya, kedepan, akan melakukan pengawasan mulai dari stasiun pengisian Bulk LPG (SPBE) hingga ke pangkalan.

“Sebenarnya untuk mengawasi gas elpiji 3 kg tidak hanya Disprindag saja, melainkan ada kepolisian dan dinas terkait. Karena apabila terjadi penyelewengan dilapangan kami tidak memiliki penyidik untuk mengusut tindakan tersebut,” tuturnya.(eni)

 

 

Berita Terkait

Ketua Komisi II DPRD Barito Selatan: Perusahaan Harus Beri Karyawan Jaminan Sosial
Copa America 2021, Lucas Paqueta Bawa Brasil ke Final
Ini Pejelasan PUPR Jembatan Penyebrangan MuaraTeweh-Jingah Belum Bisa Digunakan
Ada Apa yah, KPK Kunjungi Kabupaten Barito Timur
Dua Mobil Adu Kuat di Jalan Negara Teweh-Kandui
Warga di Kecamatan Teweh Tengah Mengeluh Jalan dan Jembatan Banyak Rusak
Begini Ceritanya Hingga Lelaki ini Raup Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Bunga
Perdie Apresiasi Investor Tambang Yang Berkoordinasi

Berita Terkait

Selasa, 6 Juli 2021 - 16:06 WIB

Ketua Komisi II DPRD Barito Selatan: Perusahaan Harus Beri Karyawan Jaminan Sosial

Selasa, 6 Juli 2021 - 11:04 WIB

Copa America 2021, Lucas Paqueta Bawa Brasil ke Final

Senin, 17 Mei 2021 - 14:54 WIB

Ini Pejelasan PUPR Jembatan Penyebrangan MuaraTeweh-Jingah Belum Bisa Digunakan

Selasa, 11 Mei 2021 - 06:08 WIB

Haji Tajeri Minta Aparat Hukum dan Pemerintah Segera Menertibkan Distribusi Elpiji Melon

Rabu, 7 April 2021 - 21:19 WIB

Ada Apa yah, KPK Kunjungi Kabupaten Barito Timur

Kamis, 4 Maret 2021 - 10:09 WIB

Dua Mobil Adu Kuat di Jalan Negara Teweh-Kandui

Selasa, 2 Maret 2021 - 22:16 WIB

Warga di Kecamatan Teweh Tengah Mengeluh Jalan dan Jembatan Banyak Rusak

Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:53 WIB

Begini Ceritanya Hingga Lelaki ini Raup Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Bunga

Berita Terbaru