UPTD Puskesmas Buntok Menjalankan Program Perkesmas

- Jurnalis

Kamis, 18 Februari 2021 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, BUNTOK– Unit Pelaksana Tehnik Daerah (UPTD) Puskesmas Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, melaksanakan program pemerintah daerah (Pemda) setempat, terkait kesehatan bagi masyarakat menengah kebawah yang disebut Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) secara gratis.

Program ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun Puskesmas Buntok terkendala anggaran tidak memadai, karena program dilaksanakan dari APBD.

Hal ini dikatakan oleh Kepala UPTD Puskesmas Buntok, dr. Zulfantri kepada wartawan saat ditemui dikantornya, pada Rabu (17/2/2021).

Kepala UPTD Puskesmas Buntok, dr. Zulfantri, dikonfirmasi wartawan, Kamis (18/2/2021) mengatkan, program ini sebenarnya ada di dalam Usaha Kesehatan Perorangan (UKP) yang khusus temuan-temuan yang termasuk di dalam program Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Puskesmas itu sendiri.

“Kita dalam menilai pasien-pasein yang akan kita rawat, itu bersifat bukan kegawat daruratan atau juga bukan untuk kasus yang harus dirawat di Rumas Sakit (RS), atau bukan untuk kondisi yang memerlukan tindakan khusus,” ucapnya.

Baca Juga :  Waspada Child Grooming! KPAI Soroti Minimnya Literasi Orang Dewasa Pasca Pengakuan Aurelie Moeremans

Lanjutnya, akan tetapi kondisi yang memerlukan perawatan khusus, perawatan khusus itu diperlukan untuk penyakit yang tidak mungking bisa disembuhkan dalam waktu singkat, seperti penyakit diabetes, stroke, giji buruk dan hypertensi serta masih bayak lagi penyakit menahun lainnya.

“Merawatnya yang butuh waktu lama, maka dari itu para pasien ini kami masukan ke dalam program pasien Perkesmas,” katanya.

Diterangkannya lagi, mekanisme sebenarnya sudah terjadwal, dan kita juga sudah menyampaikan kepada, camat, lurah dan seluruh Kepala Desa (Kades) yang ada di Kota Buntok ini.

“Di Desa Pamait sendiri yang termasuk dalam program ini berjumlah 23 orang dan tiga diantaranya mengalami ganguan jiwa dan sisanya mengalami penyakit menahun. Untuk minggu selanjutnya kemungkinan kami akan menyambangi dari Kelurahan Hilir Sper atau Kelurahan lainnya yang sudah menggirimkan datanya kepada kami,” bebenya.

Baca Juga :  Tiga Jaksa Kejari Bekasi Terkait Kasus Bupati Nonaktif Diperiksa KPK

Lanjut Zulfantri, logika kita pada saat melakukan perawatan, itu tidak hanya kita saja, jadi peran kita disini untuk memandirikan keluarga pasien bagaimana caranya merawat sipasien yang lagi sakit ini, karena sipasein ini menderita sakit menahun, Kenapa demikian kita lakukan, karena kita keterbatasan waktu dan dana.

“Dan pada akhirnya keluarga ini mampu kita ajari sehingga bisa melakukan perawatan terhadap keluarganya yang lagi sakit ini yang memang perlu perawatan khusus ini,” kata Zulfantri.

Lagi tandasnya, dari program yang kita ajarkan ke keluarga pasien ini yang baru berhasil dan berjalan baru tiga. Karena pasien yang masuk program Perkesmas ini memerlukan rawatan jangka panjang oleh karena itu keluarganya harus dilibatkan. (Ali)

Berita Terkait

Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?
Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM
Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional
Prabowo Beri Koreksi Desain dan Fungsi IKN, Mensesneg: Fokus Antisipasi Iklim dan Fasilitas Lembaga
Rupiah Hari Ini Bangkit ke Rp16.862 per Dolar AS, Intervensi BI Akhiri Tren Negatif 8 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:25 WIB

Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:43 WIB

Prabowo Beri Koreksi Desain dan Fungsi IKN, Mensesneg: Fokus Antisipasi Iklim dan Fasilitas Lembaga

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:59 WIB

Rupiah Hari Ini Bangkit ke Rp16.862 per Dolar AS, Intervensi BI Akhiri Tren Negatif 8 Hari

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:42 WIB

DPRD Kalteng Bentuk Pansus Bahas 3 Raperda Penting, Fokus pada Investasi dan Literasi

Berita Terbaru