Duh, Ratusan Karyawan RSUD Muara Teweh Resah Sampai Kini Belum Terima Gaji

- Jurnalis

Kamis, 11 Februari 2021 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Ratusan karyawan di RSUD Muara Teweh gelisah lagi. sampai saat ini belum terima gaji. Kabar buruk mereka terima, gaji telat bisa sampai tiga bulan ke depan.

“Info terbaru, gaji karyawan RSUD Muara Teweh tidak bisa dibayar tepat waktu tahun 2021 ini. Bahkan menurut manajemen, tidak bisa diprediksi kapan dibayarkan, sampai berbulan-bulan. Bagaimana nasib kami, sudah bekerja namun tak di gaji dan kami minta keadilan,” kata salah karyawan RSUD yang namanya enggan disebutkan, berkirim pesan melalui email dengan nama sejati Covid, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga :  Heriyus: Semangat Mura Expo Harus Berlanjut dalam Pembangunan Daerah

Di rumah sakit Muara Teweh ini, karyawan kontrak sangat banyak. Mereka ada yang tenaga dokter spesialis, umum perawat, Satpam hingga petugas klining service.

Dia berharap, belum jelasnya upah alis gaji dari manajemen tidak mengganggu pelayanan di rumah sakit.

Direktur RSUD Muara Teweh, drg Dwi Agus Setidjowati tak menampik ratusan karyawan kontrak sampai saat ini belum terima gaji. Malah katanya, bisa jadi sampai tiga bulan kedepan.

Kalau tahun kemarin terang Dwi Agus Setidjowati, pembayaran gaji pegawai kontrak masih menggunakan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Baca Juga :  EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final

“Untuk tahun ini gaji tenaga kontrak dianggarkan dalam APBD. Coba tanya tenaga kontrak di SOPD lain adakah yang  sudah bayar, pasti belum ada. Karena di APBD ada perub aplikasi,” kata Dwi Agus Setidjowati kepada 1tulah.com.

Disinggung berapa banyak karyawan kontrak di rumah sakit, Dwi Agus membebarkan, jumlahnya  saat ini berjumlah 200 an orang lebih. (eni)

 

 

 

Berita Terkait

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah
Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee
Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah
EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final
Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru
Dana Operasional Aksi Rp80,9 Juta Dibekukan, Bank Mandiri Diduga Melanggar Prosedur Hukum
Program MBG Pakai Bahan Baku Lokal: DPRD Kalteng Dukung SPPG Belanja di Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:52 WIB

EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Dana Operasional Aksi Rp80,9 Juta Dibekukan, Bank Mandiri Diduga Melanggar Prosedur Hukum

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Program MBG Pakai Bahan Baku Lokal: DPRD Kalteng Dukung SPPG Belanja di Koperasi Desa Merah Putih

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Kabut Asap Kalteng Makin Pekat, DPRD Minta Dana Darurat Segera Dicairkan!

Berita Terbaru

iludtrasi

Opini

Lonceng Kematian Profesionalisme ASN

Senin, 24 Agu 2026 - 14:28 WIB