Pamit ke Kebun, Kakek Ditemukan Tewas di Sungai

- Jurnalis

Minggu, 31 Januari 2021 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PURUK CAHU – Seorang kakek bernama Basyuni umur 80 tahun, warga jalan Isran A.S RT.06 RW.02 Muara Tuhup Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya (Mura), ditemukan tak bernyawa dalam keadaan mengambang di atas air yang berlokasi di daerah Teluk Mata sungai Tuhup, Kelurahan Muara Tuhup Kecamatan Laung Tuhup. Diduga korban mengalami laka air di sungai hinggal tenggelam.

Kapolsek Laung Tuhup Ipda Ismail Lubis SH membenarkan kejadian ada penemuan sesosok mayat di sungai, yang sebelumnya ditemukan warga pada Sabtu (30/01/2021).

Menurutnya, pada saat mereka di TKP Minggu (31/01/2021) sekitar jam 10.30 WIB korban ditemukan sudah tak bernyawa dalam kondisi mengapung terlentang dan bagian paha kaki, kedua telapak kaki dan tangan dalam keadaan membusuk.

Baca Juga :  Drama Sidang Korupsi TIK: Eks Direktur SMP Ngaku "Dijebak" Instruksi Lisan Nadiem Makarim

“Posisi korban tetap pada posisi saat ditemukan warga. Identitas korban bernama Basyuni umur 80 tahun, warga Muara Tuhup Kecamatan Laung Tuhup,” kata Kapolsek Lubis, Minggu (31/01/2021) sore.

Dikatakan mantan Kapolsek Permata Intan ini, pihak keluarga menduga korban akan pulang ke rumah di Muara Tuhup dari kebunnya di sungai Muara tuhup dengan menggunakan kelotok kecil yang mana kelotok kecil milik korban tidak ada ditemukan. “Diduga korban mengalami kecelakaan air tunggal sehingga mengakibatkan korban tenggelam,” bebernya.

Baca Juga :  Sempat Ambruk! Harga Emas Antam Naik Rp 35.000, Segini Harganya per Gram Hari Ini

Menurut keterangan pihak keluarga korban, bahwa korban memang tinggal di Pondok kebunnya sendirian di sungai Tuhup untuk menjaga kebunnya. Korban tidak pasti kapan pulang ke rumah di Muara Tuhup.

“Jadi pihak keluarga tidak tau pasti sejak kapan korban menghilang. Mendengar ada info orang tenggelam, lalu pihak keluarga mencari ke kebun korban dan korban berikut kelotoknya tidak ada dikebun,” tandasnya. (sur/eni)

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani
Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki
Stop Kriminalisasi! Komnas HAM Temukan Keterlibatan Aparat Prematur di Sengketa Tanah
Peredaran Narkoba di Ponton Palangka Raya Disorot GDAN, Desak Posko Terpadu Anti Narkoba Segera Dibentuk
Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah Diperkuat, BPKP Sampaikan Laporan Strategis ke Gubernur
Harga Minyak Dunia Tembus $108: Selat Hormuz Ditutup, APBN Indonesia Siaga Satu!
Buntut Vonis Bebas Delpedro, Menko Yusril: Jika Alat Bukti Lemah, Aparat Jangan Memaksa
Penting! Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah untuk Cegah Perundungan dan Radikalisme
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 18:02 WIB

Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani

Senin, 9 Maret 2026 - 16:10 WIB

Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki

Senin, 9 Maret 2026 - 15:48 WIB

Stop Kriminalisasi! Komnas HAM Temukan Keterlibatan Aparat Prematur di Sengketa Tanah

Senin, 9 Maret 2026 - 12:51 WIB

Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah Diperkuat, BPKP Sampaikan Laporan Strategis ke Gubernur

Senin, 9 Maret 2026 - 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus $108: Selat Hormuz Ditutup, APBN Indonesia Siaga Satu!

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:32 WIB

Buntut Vonis Bebas Delpedro, Menko Yusril: Jika Alat Bukti Lemah, Aparat Jangan Memaksa

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:13 WIB

Penting! Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah untuk Cegah Perundungan dan Radikalisme

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:53 WIB

Safari Ramadan di Permata Intan, Pemkab Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

Berita Terbaru