Ditinggal Beli Sayur, Rumah Dilalap Api

- Jurnalis

Sabtu, 23 Januari 2021 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PURUK CAHU – Dalam dua hari ini, kebakaran sering terjadi di Kabupaten Murung Raya (Mura). Kali ini, empat buah rumah ludes terbakar di Rt. 02 Desa Malasan, Kecamatan Murung, Sabtu (23/01/2021) pagi, dilalap api.

Peristiwa itu membuat panik warga desa setempat. Hanya dalam hitungan detik, warga langsung berdatangan. Mereka berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya warga untuk memadamkan api kalah cepat dengan si jago merah yang melahap

Informasi yang dihimpun rumah yang terbakar adalah milik Sabirin (55), Adi (50), Sumiyati (60) da Kamariah (60). Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusa juta rupiah.

Baca Juga :  Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Malasan Bripka Yuyu Kahalu, penyebab kebakaran berasal dari rumah ibu Kamariah dari tungku perapian di dapur. Karena sekitar pukul.08.00 ibu Kamariah keluar meninggalkan rumah untuk membeli sayur, dan rumah dalam keadaan kosong.

Dari keterangan saksi Alpi, api di lihat pertama kali membesar oleh sekira pukul 08.30 Wib yang berasal dari dapur rumah ibu Kamariah, kemudian menginfokan ke warga yang lain. Selanjutnya, warga bergotong royong berusaha memadamkan api, dan sekitar pukul 09.30 Wib api dapat dipadamkan dengan bantuan warga.

Baca Juga :  Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Kapolsek Murung Ipda Yuliantho S.AP dikonfirmasi mengatakan, langkah – langkah yang telah diambil oleh Polsek Murung dalam peristiwa kebakaran rumah di Desa Malasan memerintahkan Bhabinkamtibmas Desa Malasan Bripka Yuyu Kahalu untuk melakukan penanganan awal dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Berdasarkan informasi atau keterangan yang diberikan oleh petugas Bhabinkamtibmas Desa Malasan Bripka Yuyu Kahalu, ada 2 (Dua ) rumah yang tidaki dihuni atau kosong, dikarenakan penghuninya bekerja diluar daerah. yaitu rumah Bapak Sabirin dan Adi,” kata Kapolsek Yuliantho. Saat ini kasus kabakaran masih dalam penyelidikan pihaknya. (sur/eni)

Berita Terkait

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih
Bupati Seruyan Imbau Warga Waspadai Karhutla Saat Musim Kemarau
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih

Kamis, 3 September 2026 - 18:33 WIB

Bupati Seruyan Imbau Warga Waspadai Karhutla Saat Musim Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Berita Terbaru