Gegara Klaster Perusahaan, di Mura 20 Warga Terpapar. Di Barut 9 Warga Positif Satu Meninggal.

- Jurnalis

Minggu, 22 November 2020 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Murung Raya (Mura) Kalimantan Tengah melaporkan 20 warganya, Minggu (22/11/2020) terpapar Corona. Mereka berasal dari klaster perusaahan pertambang yang aa di Kecamtan Laung Tuhup. Denga penambahan ini perkembang Covid-19 di kabupaten julukan seribu riam ini bertambah menjadi 359 dengan pasien yang masih dirawat sebanyak 70 orang.

Wakil Ketua Gugus Tugas Murung Raya (Mura), Rejikinoor mengatakan, penambahan luar biasa ini dari klaster perusahaan. Menyikapinya,  senin besok atau lusa kami akan turun kelapangan bertemu langsung dengan pimpinan perusahaan, agar  penanganan Covid -19 ini bisa dijalani.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

“Kita dari Gugus Tugas sikapi ini secara serius agar warga masyarakat kita tidak tertular. Segera kami akan ambil langkah-langkah penanganan,” ujar Kinoi panggilan akrab wakil Bupati Murung Raya ini, Minggu (22/11/2020) malam.

Sementara itu di Kabupaten tetangga Barito Utara, juga dilaporkan 9 warga terkonfiramsi Corona. Satu diantaranya meninggal dunia. Dengan penambahan ini, kasus Covid-19 di Bumi bermotot Iya Mulik Bengkang Turan ini sudah mencapai 402 kasus dan korban meninggal terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 15 orang.

Juru Bicara (Jubir) Percepatan dan penanganan Covid-19 Barito Utara, Siswandoyo mengatakan, hasil swab RT PCR laboratorium Rumah Sakit Dorys Silvanus menyatakan 9 warga Barito Utara positif tertular Covid.

Baca Juga :  Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK

Mereka antara lain berasal, Tujuh orang warga Kelurahan Melayu, Satu  warga Kelurahan Lanjas dan satu orang warga dari Desa Kandui.

Yang dari Kandui ini  sempat dua hari di rawat di rumah sakit. Meninggal dunia pada hari Jumat lalu. Sudah diambil swab dan baru diketahui hasilnya hari ini. Pemakamannya kemarin juga menggunakan protokol kesehatan,” kata Siswandoyo, Minggu (22/11/2020) malam.(sur/eni)

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara
KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU
DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten
Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen
Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir
Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun
MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres
Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:48 WIB

KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:39 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:40 WIB

MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:17 WIB

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Berita Terbaru