Polisi Amankan Seseorang Berbisnis Sarung Tangan Medis Bekas

  • Whatsapp
Polrestabes bandung saat gelar konfrensi pers. Foto Internet.

1tulah.com, BANDUNG- Jajaran Polrestabes Bandung mengamankan seorang wanita bernama Grace Rani (39), Jumat (11/2020). Warga Kota Bandung ini atas praktek rekondisi sarung tangan karet medis bekas.

SWaat diamankan polisi mendapati dua ton lebih sarung tangan medis siap edar. Dari pengakuannya, sarung tangan medis rekondisi ini diedarkan hingga ke Jakarta dan Surabaya.

,

“Barang bukti yang kita amankan, yakni sebanyak 2,5 ton sarung tangan,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, seperti dilansir suara.com saat ungkap kasus di Mapolrestabes, Jumat (20/11/2020).

Ulung membeberkan, pelaku dalam menjalankan bisnisnya memperkerjakan 178 pegawai untuk merekondisi sarung tangan medis. Adapun bahan baku sarung tangan medis, ia dapatkan dari barang-barang reject dari pabrik.

“Barang sarung tangan itu diedarkan pelaku hingga ke wilayah Jakarta dan Surabaya,” terangnnya.

Disinggung soal apakah pelaku melakukan distribusi ke rumah-rumah sakit atau klinik, Ulung tidak mengelak hal tersebut. Namun ulung belum dapat menjabarkan, pasalnya saat ini penyidik masih meminta keterangan pelaku.

Dalam bisnis ini, pelaku dapat meraih omzet hingga jutaan rupiah. Setiap sarung tangan medis buatannya itu, dijual oleh pelaku dengan harga Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu untuk satu kotaknya.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 62 juncto Pasal 8 ayat 1 huruf a dan ayat 2 UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen di ancaman dengan pidana penjara selama lima tahun.

Kemudian, Pasal 197 juncto 105 ayat 1 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan di ancaman dengan pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Selanjutnya, Pasal 185 juncto 68 UU Rl Nomor 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja dengan pidana maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp 100 juta. (eni)

 

 Advertisement Here ,
,

Pos terkait