1tulah.com,MUARA TEWEH– Jadwal rapidtest 30 jemaat GKE Muara Teweh, di batalkan. Tersiar kabar alasannya karena ruang isolasi matahari di RSUD Muara Teweh, penuh.
“Saya tadi pagi ke Laboratorium kesehatan, tanya jadwal rapidtest jemaat GKE, dikatakan petugas jadwal rapid batal, karena kalau ada yang reaktif, ruang isolasi RSUD penuh,” kata Sandi, salah warga Jalan Bukit Sawit kepada 1tulah.com, Selasa(7/7).
Jemaat GKE terdata hasil tracing 72 orang pernah kontak erat dengan pasien positif klaster Surabaya. 32 orang sudah menjalani rapodtest, senin(6/7) kemarin. Hasilnya, satu orang RDT reaktif, dan sudah di isolasi di rumah sakit.
Sisanya 30 orang mestinya hari ini menjalani rapidtest.
Juru bicara GTPP covid Barut, Siswandoyo dikonfirmasi belum menjawab. (Eni)











![Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/febrie-diansyah-tsk-225x129.jpg)





![Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/febrie-diansyah-tsk-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

