Viral! Guru Honorer Yang Dipecat Melalui WA Dengan Alasan Lulusan D2

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Dasar(Sumber:Freepik)

Sekolah Dasar(Sumber:Freepik)

1TULAH.COM – Seorang guru honorer yang sudah mengabdi selama 18 tahun lamanya dipecat dengan alasan hanya seorang lulusan diploma dua atau D2.
Guru honorer tersebut dipecat secara tak hormat melalui WhatsApp.

Kejadian ini viral di media sosial setelah guru asal SD Inpres Kalo Desa Pai, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengunggah curhatannya.

Guru honorer tersebut bernama Verawati yang telah mengabdi selama 18 tahun pada sekolah tersebut.
Ia mengatakan dirinya di chat melalui WhatsApp dari Kepala Sekolah yang memintanya untuk berhenti menjadi pengajar sebab hanya lulusan D2.

Baca Juga :  Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir

“Pesan WA dari kepsek saya terima Jumat kemarin saat mau berangkat mengajar,” ucap Verawati seperti dikutip dari YouTube SripokuTV.

Usai mendapat pesan itu, dirinya meminta klarifikasi dari Kepala Sekolah.
Akan tetapi, Verawati dianjurkan untuk pindah menjadi operator di UPT Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (Dikbudpora) Kecamatan Wera, sesuai dengan izajahnya.

Verawati pun sangat menyayangkan hasil tersebut karena dalam beberapa bulan lagi, ia akan diwisuda dan mendapat gelar ijazah S1.

Baca Juga :  Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Jahara Jainudin selaku Kepala SD Inpres Kalo Desa Pai mengungkapkan bahwa ketetapan itu dibuat setelah rapat koordinasi berkolaborasi Dikbudpora Kabupaten Bima.
Dalam rapat tersebut, Verawati ditetapkan untuk pindah sebab tidak sesuai dengan syarat sebagai seorang guru.

“Memang itu tindak lanjut dari hasil rapat dengan Dikbudpora. Saya kirim pesan karena tidak ada satupun guru di sekolah,” ucap Jahara.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M
KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%
Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria
KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta
Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi
Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga
Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:31 WIB

DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M

Kamis, 17 September 2026 - 12:07 WIB

KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Rabu, 16 September 2026 - 19:31 WIB

Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:48 WIB

Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana

Rabu, 16 September 2026 - 15:31 WIB

Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa(PKB) H Paramana Setiawan saat memberikan tangganapn di paripurna (Dadang Hardiwan)

Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul

DPRD BARUT

Ini Sejumlah Harapan Fraksi PKB untuk APBD Tahun Anggaran 2026

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:05 WIB

Bupati erius mendengarkan penjelasan kabid kedaruratan dan logistik, Rizali Hadi, S.Sos

Muara Teweh

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:59 WIB