Pusat Kota Bitung Diwarnai Bentrok Antar Kelompok Warga, Wali Kota Pastikan Keadaan Kembali Kondusif

- Jurnalis

Sabtu, 25 November 2023 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi bentrok antar warga. (foto: freepik)

ilustrasi bentrok antar warga. (foto: freepik)

1TULAH.COM – Beredar di sosial media, Kota Bitung, Sulawesi Utara diwarnai bentrok antarkelompok warga pada Sabtu (25/11/2023) sore.

Dari tayangan yang disaksikan melalui akun instagram @ndorobei.official, peristiwa tersebut terjadi di sebuah jalan yang berada di kota tersebut. Akhir-akhir ini diketahui, bentrokan itu terjadi di Pusat Kota Bitung Timur, kecamatan Maesa.

Terlihat sejumlah orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut melakukan penyerangan terhadap kelompok lainnya. Tidak hanya saling serang, terlihat seorang warga yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut membawa bendera negara.

Sampai saat ini, penyebab bentrok antarkelompok warga tersebut belum diketahui secara jelas.

Kondusif

Maurits Mantiri, selaku Wali Kota Bitung menyatakan bahwa situasi di wilayah tersebut sudah kembali kondusif. Hal itu ia sampaikan melalui siaran pers guna menanggapi kondisi Pusat Kota pasca peristiwa tersebut (25/11/2023).

“Menyikapi perkembangan terkini di kota Bitung saat ini Sabtu 25 November 2023 pukul 19.50 Wita, Pusat Kota Bitung dalam Keadaan Kondusif dan Aman terkendali,” katanya seperti dikutip Berita Manado-jaringan Suara.com pada Sabtu (25/11/2023).

Baca Juga :  Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Hingga sekarang, Mantiri mengemukakan sejumlah pihak untuk menyelesaikan perselisihan tersebut, diantaranya pemerintah, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat serta aparat penegak hukum.

“Pemerintah bersama semua stake holder seperti tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur TNI/Polri kini sedang bersama-sama di lapangan untuk menyelesaikan selisih paham,” katanya.

Ia juga memberikan imbauan kepada seluruh warga Kota Bitung agar dapat menjaga kondusifitas secara bersama-sama.

“Bersama-sama menjaga lingkungan kita, saling menegur, saling mendamaikan agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang menginginkan perpecahan di kota tercinta ini,” ujarnya.

Berikut pernyataan Maurits Mantiri dalam siaran persnya.

Syalom, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Om Swasti Asthu, Namo Budaye, Salam Kebajikan.

Selamat malam menyikapi perkembangan terkini di kota Bitung saat ini Sabtu 25 November 2023 pukul 19.50 Wita, Pusat Kota Bitung dalam Keadaan Kondusif dan Aman terkendali. Untuk itu atas nama Pemerintah kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Bitung untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif.

Baca Juga :  KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Pemerintah bersama semua stake holder seperti Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan unsur TNI/Polri kini sedang bersama-sama di lapangan untuk menyelesaikan selisih paham.

Untuk itu marilah kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah di Lapangan dengan tidak menyebarkan Foto dan Vidio yang dapat memprovokasi berbagai pihak.

Bersama-sama menjaga Lingkungan Kita, Saling Menegur, Saling Mendamaikan agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang menginginkan perpecahan di Kota Tercinta ini.

Jika ada hal-hal yang menonjol segera laporkan kepada aparat pemerintah/TNI Polri terdekat atau Hubungi Call Center 112 (gratis)

Tuhan Memberkati Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Tuhan Memberkati Negera Kesatuan Republik Indonesia.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Om Shanti Shanti Shanti Om, Shadu Shadu Shadu, Syalom.

Sabtu, 25 November 2023

Walikota Bitung
Ir Maurits Mantiri MM.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 17:02 WIB

Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Berita Terbaru