Pelebaran Jalan Nasional di Kecamatan Teweh Baru Terkendala Pembebasan Lahan, Ini Langkah yang Akan Dilakukan Disperkimtan

- Jurnalis

Selasa, 9 Mei 2023 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Barito Utara tengah mempersiapkan pekerjaan pelebaran ruas jalan Nasional di Kecamatan Teweh Baru yang belum bisa terlaksana hingga sekarang, Senin (8/5/2023). Foto:Delia/1tulah.com

Dinas Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Barito Utara tengah mempersiapkan pekerjaan pelebaran ruas jalan Nasional di Kecamatan Teweh Baru yang belum bisa terlaksana hingga sekarang, Senin (8/5/2023). Foto:Delia/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH-Pelaksanaan pekerjaan pelebaran ruas jalan Nasional di Kecamatan Teweh Baru, belum bisa terlaksana hingga sekarang.

Hal ini menjadi perhatian serius Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Barito Utara.

Dalam waktu yang terisasa tinggal dua pekan ini, Dinas Perkimtan dituntut  untuk membereskan pendataan lahan pada lokasi pelebaran Jalan Nasional dari Simpang Polimat menuju Simpang Bandara HM Sidik di Kecamatan Teweh Baru.

Sebagai gambaran, dari sekitar 372 persil yang akan dibebaskan pada lokasi jalan tersebut, tercatat masih ada 122 persil belum terdata, atau pemilik belum menyerahkan foto kopi sertifikat, karena berbagai alasan.

Baca Juga :  SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

“Waktu untuk pendataan sekitar 2 minggu lagi. Selesai atau tidak, kita segera laksanakan konsultasi publik,” ujar Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Barito Utara, Fery Kusmiadi, Senin (8/5/2023).

Dinas Perkimtan mendata pemilik lahan  diawali dengan sosialisasi, dengan melibatkan Dinas Perkimtan, Pemerintah Kecamatan Teweh Baru, Pemerintah Kelurahan Jingah, dan Pemdes Hajak.

Tetapi banyak pemilik lahan berada di luar kota, sehingga belum semua terdata. “Sekitar 50 orang pemilik berada di luar,” ungkap Fery.

Ditambahkannya, berdasarkan rencana kerja dan jadwal yang disusun Dinas Perkimtan,  sebanyak 8 tahapan harus dilalui sebelum pekerjaan fisik oleh Dinas PUPR Barito Utara.

Baca Juga :  PT SMM Bersama Pemerintah Daerah Resmikan Gereja GPDI Desa Pendreh

Tahapannya, lanjutnya, sebagai berikut persiapan atau perekaman, sosialisasi, pendataan pemilik lahan, penetapan lokasi tata bidang oleh Kantor BPN, konsultasi publik, penentuan ganti rugi oleh KJPP (Konsultan Jasa Pelayanan Publik), penetapan harga oleh KJPP, dan pembayaran harga lahan.

Selanjutnya, pada tahapan ke-5 yakni konsultasi publik akan melibatkan tim independen dari Konsultan Jasa Penilaian Publik (KJPP). Tim ini pula yang menetapkan harga atau nilai ganti rugi lahan

Sekadar informasi, ruas jalan dari Simpang Polimat menuju Simpang Bandara sepanjang 6.150 meter, akan dilebarkan menjadi 17 meter dengan 2 jalur. Lebar masing-masing jalur berkisar 7-8 meter.(Delia)

 

 

Berita Terkait

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru