Kuota Pendaftar Calon Paskibra Kapuas Tahun 2023 Belum Terpenuhi, Ini Alasannya

- Jurnalis

Rabu, 29 Maret 2023 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kesbangpol Kapuas, Marlina Kasfyatie

Kepala Badan Kesbangpol Kapuas, Marlina Kasfyatie

1tulah.com, KUALA KAPUAS-Sejak dibuka pendaftaran Pasukan pengibaran bendera (Paskibra) tahun 2023 pada medio bulan Maret lalu, jumlah pendaftar yang masuk ke Badan Kesbangpol Kapuas belum memenuhi kuota, terutama para pendaftar yang masih duduk di bangku kelas X SMA Sederajat.

Pendaftaran Pasukan pengibaran bendera atau Paskibra Kabupaten Kapuas tahun ini masih dibuka, sebab diperperpanjang yang semula tanggal 14 – 27 Maret 2023 diperpanjang hingga 31 Maret 2023.

Kepala Badan Kesbangpol Kapuas, Marlina Kasfyatie yang juga selaku sekretaris panitia pendaftaran Paskibra menyebutkan, para calon Paskibra belum memenuhi kuota yang ada, karena sesuai persyaratan yang ditentukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) harus kelas X SLTA Sederajat, sedangkan yang mendaftar banyak kelas XI.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

“Untuk memenuhi kuota yang ada maka kami perpanjang waktu pendaftarannya yang semula tanggal 27 Maret menjadi tanggal 31 Maret 2023, ini berdasarkan hasil rapat panitia di sepakati bahwa harus memperpanjang waktu,” kata Marlina, Rabu (29/3/2023).

Pendaftaran dilakukan secara online. Kemudian nantinya akan ada tes tertulis dan CAT, serta terkait dengan wawasan kebangsaan dan seleksi ini nantinya hanya 25 orang yang lulus.

Baca Juga :  KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

“Harapan ke depannya putra putri anggota Paskibra yang terpilih nantinya bisa menjadi Duta Pancasila dan bisa mengikuti kegiatan-kegiatan lainnya,” ucapnya.

Serta pelatihan terkait pendidikan wawasan kebangsaan, karena mereka akan dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan jadi harus benar-benar dilaksanakan seleksi yang ketat.

“Karena setelah mereka purna, bukan hanya sebatas itu saja akan dilatih lagi untuk meningkatkan kapasitas mereka,” ujarnya. (Adi)

 

Berita Terkait

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK
Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed
KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed
Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29 WIB

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:29 WIB