Profil Achraf Hakimi Andalan Lini Pertahanan Maroko yang Sedang Meroket

- Jurnalis

Kamis, 8 Desember 2022 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profil singkat dan perjalanan karier bek kanan andalan lini pertahanan Timnas Maroko, Achraf Hakimi. [Twitter.com/AchrafHakimi]

Profil singkat dan perjalanan karier bek kanan andalan lini pertahanan Timnas Maroko, Achraf Hakimi. [Twitter.com/AchrafHakimi]

1TULAH.COMTimnas Maroko sukses menumbangkan Spanyol di babak 16 besar piala dunia 2022 lewat drama adu finalti. Alhasil Maroko melaju ke babak perempat final dan akan bentrok Portugal.

Dari kemenangan Maroko, nama Achraf Hakimi tengah meroket karena berhasil membawa Timnas Maroko kalahkan Spanyol.

Ternyata Achraf Hakimi adalah dari keluarga sederhana. Bapak Achraf Hakimi seorang pedagang kaki lima. Sementara ibunya pembantu rumah tangga.

Untuk menjadi pesepak bola profesional dan ikut Piala Dunia 2022, lika liku perjalanan Achraf Hakimi tidak semulus yang dibayangkan.

Bahkan Aljazerra menggambarkan kehidupan Achraf Hakimi yang penuh berliku dan bergelombang.

Achraf Hakimi disebut sebagai bintang masa depan Maroko binaan Real Madrid.

Achraf Hakimi adalah bagian dari diaspora Maroko yang signifikan di Spanyol. Dia dibesarkan di rumah tangga berpenghasilan rendah di pinggiran kota industri Getafe di Madrid.

Berlatih di akademi Castilla Real Madrid, Achraf Hakimi punya standar hidup yang jauh lebih rendah.

“Ibu saya adalah seorang pembantu rumah tangga dan ayah saya adalah seorang pedagang kaki lima,” katanya di program TV Spanyol, El Chiringuito.

Baca Juga :  Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

“Mereka menyerahkan hidup mereka untuk saya. Mereka mengambil banyak hal dari saudara saya agar saya berhasil. Hari ini, saya bermain untuk mereka.”

Namun itu tidak sia-sia, karier sepak bola Achraf Hakimi moncer hingga bisa tampil di UEFA Youth League. Namanya tenar di kancah lokal.

Karena itu lah federasi sepak bola Maroko akhirnya menjadikannya pemain untuk Timnas Maroko

“Kami mengintai Achraf Hakimi ketika dia bermain dengan tim Real Madrid U17,” kata Nasser Larguet, direktur teknis Federasi.

“Dia terus-menerus berhubungan dengan pengintai kami, menanyakan kapan kamp pelatihan atau pertandingan kami berikutnya. Saya, secara pribadi, berjanji kepadanya bahwa jika dia terus bekerja seperti sebelumnya, dia akan segera bergabung dengan tim nasional senior.” tambahnya

Benar saja, Achraf Hakimi gemilang di debut nasionalnya pada tahun 2016 pada usia 18 tahun. Hingga dia tampil di klub Spanyol.

Meski begitu, Achraf Hakimi tidak tinggalkan budaya Islam meski bermain di negeri seberang. Dia juga masih junjung tinggi budaya Maroko.

Baca Juga :  Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

“Budaya saya adalah Maroko. Di rumah, kami berbicara dan makan Maroko dan saya adalah seorang Muslim yang taat. Sejujurnya, saya tidak perlu terlalu memikirkannya, ” katanya dalam sebuah wawancara dengan majalah L’Equipe.

“Saya biasa menonton pertandingan Maroko dengan ayah saya yang selalu bercerita tentang pemain legendaris di masa lalu.”

Pada tahun 2017, saat ia siap untuk masuk ke sepakbola senior, Real Madrid berada di tengah-tengah perjalanan bersejarah di Liga Champions UEFA yang akan membuat mereka memenangkan tiga gelar kontinental berturut-turut.

Di bawah asuhan Zinedine Zidane, ia tampil sembilan kali di La Liga dan mencetak dua gol, dan itu sudah cukup baginya untuk mengamankan tempat di timnas Piala Dunia 2018.

Termotivasi untuk membuktikan bahwa dia cukup baik, Hakimi menggemparkan Bundesliga, mencetak 12 gol dan memberikan 17 assist dalam 73 pertandingan dalam dua musim.

Hanya saja Real Madrid masih menolak untuk memanggil jasanya. (suara.com)

Berita Terkait

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!
Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:20 WIB

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Berita Terbaru