Cek Fakta : Mengungkap Kesaksian Penjual Dawet di Tragedi Kanjuruhan

- Jurnalis

Rabu, 5 Oktober 2022 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Kanjuruhan Malang (suara.com)

Tembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Kanjuruhan Malang (suara.com)

1TULAH.COM – Rekaman suara mengaku penjual dawet telah beredar luas di jejaring media sosial dan disebut menjadi saksi tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (01/10/2022) lalu.

Atas rekaman suara ibu-ibu yang mengklaim sebagai penjual dawet di stadion Kanjuruhan, Malang pun membuat warganet heboh.

Dalam suara rekamannya ibu itu memberikan pengakuan bahwa dirinya berjualan di pintu 3 stadion saat peristiwa tragis itu berlangsung.

Dia membeberkan sejumlah kesaksian, bahwa gas air tak menjadi masalah. Namun ibu tersebut justru mengklaim bahwa saat itu ada keributan antar suporter.

Tak cuma itu, ibu yang ngaku sebagai penjual dawet itu juga menyampaikan banyak suporter yang mabuk karena berbau alkohol.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

Lalu benarkah pengakuan si penjual dawet tersebut?

Berdasarkan penelusuran melansir Suara.com, kesaksian ibu yang mengaku penjual dawet tersebut ternyata salah atau tidak benar.

Faktanya, para suporter terutama Aremania menyatakan tak ada seorang ibu-ibu penjual dawet di lokasi kejadian.

Para Aremania tersebut datang dan menyisir area stadion Kanjuruhan, namun tak dapat menemukan ibu-ibu penjual dawet tersebut.

David Rizal, jurnalis Liputan 6 pun turut mencoba mencari keberadaan si ibu penjual dawet di sekitar stadion.

Baca Juga :  Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo

Seorang pedagang di stadion yang diwawancarai oleh David pun menyatakan bahwa ibu penjual dawet tersebut tidak ada sama sekali dan disebut hoaks.

Pedagang itu pun langsung menunjukkan lokasi pintu 3 stadion Kanjuruhan dan tak ada kerusuhan yang terjadi karena pintu besi masih utuh.

“Tidak ada penjual dawet, nggak ada nggak ada. Hoaks,” tutur si pedagang.

Kesimpulannya, berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar soal ibu-ibu penjual dawet di stadion Kanjuruhan adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk ke dalam hoaks. (suara.com)

Berita Terkait

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat
Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara
KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU
DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten
Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen
Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir
Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:39 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:40 WIB

MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Berita Terbaru