Dukung Pemilu 2024, Pemda Kalteng Alokasikan Dana Rp180 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 30 September 2022 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering. Foto.Dok/1tulah.com

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering. Foto.Dok/1tulah.com

1tulah.com,PALANGKA RAYA –Pelaksanaan Pemilu 2024 mulai dipersiapkan oleh pemerintah daerah Provinsi Kalteng. Salah satu yang paling mendasar adalah alokasi anggaran untuk menyukseskan pemilu yang dilaksanakan  serentak tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kalteng yang membidangi Hukum, Anggaran dan Pemerintahan, Y. Freddy Ering, menegaskan, saat ini anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur serentak 2024, telah disetujui oleh DPRD Kalteng.

Menurutnya, anggaran pelaksanaan Pilkada Kalteng serentak 2024 yang telah disetujui yakni senilai Rp180 miliar, dimana anggaran tersebut akan cicil selama 2 tahun mulai tahun 2022 hingga 2023 mendatang.

Baca Juga :  Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

“Nilainya yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng adalah Rp180 miliar, dimana anggaran tersebut sudah di setujui dan dicicil selama 2 tahun yakni Rp90 miliar  pada tahun 2022 dan Rp90 miliar tahun 2023,” ucap Freddy kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Jumat (30/9/2022).

Wakil rakyat dari Dapil V meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau  ini juga mengatakan, jumlah anggaran Rp180 miliar tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) hingga pengamanan.

“Dari jumlah total Rp180 miliar tersebut sudah mengcover semuanya, baik pelaksanaan Pilgub, Bawaslu, hingga pengamanan dan tentunya anggaran pelaksanaan Pemilu 2024 Kalteng mendatang tidak sebanyak Pemilu tahun 2019 yang hampir mencapai Rp400miliar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasca-Gempa Magnitudo 7,7 Flores: Waspada Informasi Hoaks dan Pahami Arahan Resmi BMKG

Dijelaskan, salah satu alasan terjadinya penurunan anggaran Pemilu serentak 2024 adalah terbaginya anggaran dimasing-masing Kabupaten/Kota yang juga melaksanakan Pemilihan Bupati (Pilbup), sehingga anggaran senilai Rp180 miliar tersebut hanya berfokus pada Pilgub.

“Memang anggaran pelaksanaan Pilgub 2024 terbilang lebih ringan daripada Pilkada 2019 silam, karena tahun 2024 mendatang kita hanya berfokus pada Pilgub. Sedangkan untuk pelaksanan Pilbup terfokus pada keuangan daerah masing-masing,” pungkas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini. (Ingkit)

Berita Terkait

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Paripurna II DPRD Barut Bahas Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Musim Kemarau Tiba, DPRD Barut Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Paripurna II DPRD Barut Bahas Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Berita Terbaru