Tim Forensik : Brigadir J Ditembak di Bagian Kepala dan Dada

- Jurnalis

Senin, 22 Agustus 2022 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Forensik temukan dua tembakan vital hingga Brigadir J tewas (suara.com)

Tim Forensik temukan dua tembakan vital hingga Brigadir J tewas (suara.com)

1tulah.com – Hasil autopsi ulang jasad Brigadir J usai kasus kematian anggota polisi ini, disampaikan oleh tim Forensik.

Hasil autopsi ulang, tim forensik menemukan banyak kejanggalan serta ada bekas-bekas luka akibat penembakan yang dilakukan Ferdy Sambo dan para ajudannya.

Dari hasil autopsi ini diketahui penyebab kematian Brigadir J. Total ada lima bekas tembakan di tubuhnya.

Dari tembakan ini, tembakan di kepala dan dada menjadi sangat vital dan menyebabkan sang brigadir meregang nyawa.

Dari sejumlah luka itu ada dua tembakan fatal yang mengakhiri hidup Brigadir J.
“Ada dua luka fatal yang tentunya yaitu di daerah dada dan kepala,” kata Ade Firmansyah yang memimpin autopsi kepada wartawan Mabes Polri, Jakarta, Senin (22/8/2022) melansir suara.com.

Baca Juga :  Buntut Temuan Emas 74 Kg di Sentul, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan selama 7 Jam

Berdasarkan hasil autopsi ulang, dipastikan Brigadir J meninggal akibat luka tembakan.

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau penyiksaan.

“Hasil pemeriksaan kami pada saat kami lakukan otopsi, mau pun dengan pemeriksaan penunjang dengan pencahayaan dan hasil pemeriksaan mikroskopik, tidak ada luka-luka pada tubuhnya, selain luka-luka akibat kekerasan senjata api,” kata dia.

“Yang bersarang ada di tulang belakang, dekat tulang belakang yang bersarang,” jelas Ade.

Baca Juga :  Bukan Cuma Air Bersih, Ini Deretan Risiko Krisis Jika El Niño 2026 Tak Diantisipasi

Ade Firmansyah yang memimpin autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J memastikan proses yang mereka lakukan tanpa ada intervensi atau tekanan dari pihak manapun.

“Kami bisa yakinkan tidak ada, tidak ada tekanan-tekanan apapun kepada kami,” kata Ade.

Dia mengatakan selama proses autopsi hingga melakukan pendalaman, mereka bekerja secara leluasa.

“Sehingga kami bisa bekerja secara leluasa dan kami bisa menyampaikan hasilnya dalam kurun waktu 4 minggu ya, 4 minggu kurang sedikit, sejak kami autopsi ulang di sana (Jambi),” ujar Ade. (suara.com)

Berita Terkait

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja
Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun
Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Berita Terbaru