Anggota DPRD Barito Utara Prihatin Tingginya Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

- Jurnalis

Selasa, 7 Juni 2022 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Tingginya kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di Kabupaten Barito Utara membuat keprihatinan anggota DPRD Barito Utara.

Anggota DPRD Barito Utara dari Parti PDI Perjuangan, Henny Rosgiaty Rusli meminta tingginya kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak ini harusnya menjadi perhatian semua pihak.

Seingat saya pemberitaan terkait kasus pencabulan dan persetubuhan ini terus meningkat tiap tahun. Ini warning kepada semuanya. Tidak saja bagi dinas terkait yang menangani tetapi peringatan serius untuk orang tua untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya,” kata Henny Rosgiaty Rusli, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Barito Utara, Bupati Shalahuddin Tebar 76 Ribu Bibit Ikan di DAM Trinsing

Dikatakan Henny, peran serta dan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam meminimalisir terjadinya kasus-kasus kejahatan asusila terhadap perempuan dan anak.

Peran aktif orang tua dalam memberikan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anaknya sangatlah penting. Terutama pengawasan terhadap pergaulan anak agar tidak terjerumus pada perbuatan yang negatif dan pergaulan bebas.

Baca Juga :  Alami Saraf Kejepit hingga Terancam Lumpuh, Hotman Paris Resmi Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

“Kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua terhadap anak memberi peluang bagi para pelaku untuk melakukan kejahatan asusila terhadap anak,” sambungnya.

Dia juga meminta kepada aparat penegak hukum memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap para pelaku asusila terhadap anak-anak.

“Pelaku asusila harus dihukum berat sebagai efek jera, sehingga diharapkan tahun 2022 ini kasus seperti ini dapat ditekan,”  tutupnya.(*)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!
Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR
Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”
M. Kiandra Ramadhipa Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship 2026 di Magny-Cours
Ketua DPRD Barito Utara Ajak Semua Pihak Wujudkan Lingkungan Aman di HAN ke-42
BUMD Kalteng Dituntut Dikelola Profesional demi Perkuat Kemandirian Fiskal
Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran
Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:38 WIB

DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:32 WIB

Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:43 WIB

M. Kiandra Ramadhipa Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship 2026 di Magny-Cours

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:02 WIB

Ketua DPRD Barito Utara Ajak Semua Pihak Wujudkan Lingkungan Aman di HAN ke-42

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:14 WIB

BUMD Kalteng Dituntut Dikelola Profesional demi Perkuat Kemandirian Fiskal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:06 WIB

Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:14 WIB

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Berita Terbaru