Lagislator Ini Sebut PBS di Kotim Terkesan Hanya Memperkaya Diri Sendiri, Benarkah?

- Jurnalis

Rabu, 25 Mei 2022 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKB DPRD Kotim, M. Abadi

Ketua Fraksi PKB DPRD Kotim, M. Abadi

1tulah.com,SAMPIT-Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, M. Abadi mengingatkan kepada perusahaan yang beroperasi di daerah setempat supaya tidak hanya memperkaya diri sendiri, namun kehadiran perusahaan swasta dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Selama ini tidak sedikit dari banyaknya kehadiran perusahaan di Kotim masih belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat maupun daerah. Jadi ada kesan perusahaan itu hanya memperkaya dirinya sendiri,” kata Abadi kepada 1tulah.com di Sampit, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga :  Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Ketua Fraksi PKB DPRD Kotim ini menegaskan, perusahaan harus bisa menunaikan setiap kewajiban yang ada, baik itu memberdayakan masyarakat lokal sekitar, maupun turut serta membangun daerah dengan taat membayar pajak dan sebagainya.

Di sisi lain, lanjutnya, dalam hal ini juga pemerintah daerah sudah seharusnya dapat berperan aktif untuk menagih setiap kewajiban yang harus ditunaikan oleh perusahaan yang ada di daerah ini, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi daerah.

Baca Juga :  Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Pasalnya, komitmen dari pemerintah sangat perlu dijalankan supaya setiap perusahaan tidak mengabaikan hak dan kewajibannya agar turut memberdayakan masyarakat dan juga membangun daerah.

“Jika pemerintah kesulitan dalam menagih kewajiban perusahaan itu, maka perlu kerjasama dengan dewan adat. Jadi biar dewan adat yang turut berperan, sehingga tidak ada lagi perusahaan yang abai akan kewajibannya,” kata Abadi.(Fit).

Berita Terkait

Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026
Cetak Sejarah! Timnas Voli Putra Indonesia Juara AVC Men’s Volleyball Cup 2026
Jurang Harga DMO vs Global Lebar, Ini Alasan Pengusaha Malah Pilih Ekspor Batu Bara
Diduga Intimidasi Dokter hingga Wafat, Anggota DPRD TTU Norbetus Tubani Dipanggil DPP PKB
32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!
Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 06:14 WIB

Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 06:05 WIB

Cetak Sejarah! Timnas Voli Putra Indonesia Juara AVC Men’s Volleyball Cup 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:25 WIB

Jurang Harga DMO vs Global Lebar, Ini Alasan Pengusaha Malah Pilih Ekspor Batu Bara

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:15 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Wafat, Anggota DPRD TTU Norbetus Tubani Dipanggil DPP PKB

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:20 WIB

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Berita Terbaru