Ibu yang Bunuh Anaknya Dirujuk ke RSJ Kalawa Atei

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku saat diinapkan di ruang isolasi khusus, sebelum di rujuk ke RSJ Kalawa Atei. Foto. Deni/1tulah.com

Terduga pelaku saat diinapkan di ruang isolasi khusus, sebelum di rujuk ke RSJ Kalawa Atei. Foto. Deni/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH– AR (29) ibu yang membunuh anaknya AF berumur 2 tahun 8 bulan bakal di rujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei Palangka Raya. Ia Diduga mengidap gangguan jiwa.

“Surat rekomendasi rujukan sudah dibuat rumah sakit, besok dirujuk ke Palangkaraya. Kami sudah berkordinasi dengan pihak SosPMD dan Polsek Lahei. Malam ini juga akan digelar rapat bersama. Saat ini ia kita tempatkan di ruang khusus rumah sakit, karena dia warga kita,” kata Agus Redha, Humas RSUD Muara Teweh saat dijumpai 1tulah.com, Sabtu (12/2/2022) petang.

Pantauan media ini di rumah sakit, sejak pukul 12.00 WIB AR masih berada di ruang UGD.  Ia ditemani sang adik.

Media ini coba mau berbicara dengannya, namun tak berhasil, karena AR tak bisa diajak ngobrol. Ia malah banyak tertawa sendiri, dan bergumam sendiri tanpa jelas maksudnya.

Baca Juga :  Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

“Kalau datang penyakitnya memang begini kondisinya. Tidak kenal dengan siapa- siapa, berbicara sendiri  dan tertawa sendiri,” kata sang adik Rony dibincangi 1tulah.com di rumah sakit.

Menurut Rony, kondisi sakit begini sudah sejak setahun lalu, usai kembali dari Makasar Sulawesi Selatan. Kalau kambuh sering  mengamuk.Terparah dalam seminggu terakhir ini.

Berita Terkait : Diduga Depresi, Seorang Ibu di Barito Utara Tega Bunuh Anaknya yang Masih Berumur 2 Tahun

“Saya tidak bisa memantau kakak, karena tinggal di Desa Muara Inu. Kakak dan anaknya tinggal bersama ibu di Lahei. Saya tadi dikabari keluarga dan langsung ke rumah sakit,” cerita Rony.

Sementara itu Ketua RT 01 Amir Hadi kepada wartawan mengatakan, sebelum diketahui membunuh anaknya, AR sempat mengamuk di kuburan belakang rumah. Ia menghancurkan nisan dan pagar kuburan menggunakan Linggis. Warga tak berani mendekat.

Baca Juga :  Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

“Tadi sebelumnya mengamuk di kuburan, lalu masuk rumah dan peristiwa itu terjadi,” kata Amir Hadi.

Kapolsek Lahei AKP Johari dijumpai di rumah sakit mengatakan, terduga pelaku belum bisa dilakukan pemeriksaan, mengingat penyakitnya kambuh.

“Kita sudah kordinasi dengan  pihak rumah sakit dan pihak kecamatan serta dinas SosPMD untuk membawa terduga ke RSJ Kalawa Atei. Kita lakukan observasi mengenai kejiwaannya,” kata AKP Johari.

Walter, Kabid Resos Dinas SosPMD mengatakan, pihaknya besok ikut mengantar terduga bersama pihak dinas kesehatan dan Polsek Lahei.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru