Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Fenomena antrean panjang kendaraan di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya beberapa hari belakangan memicu keprihatinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Tengah (DPRD Kalteng). PT Pertamina (Persero) diminta segera mengambil langkah solutif agar ketersediaan energi bagi masyarakat tidak terus menimbulkan polemik.

Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kuota dan pasokan BBM yang disalurkan ke wilayah Kalimantan Tengah agar senantiasa sepadan dengan peningkatan kebutuhan konsumsi warga setempat.

“Saya kira dari pihak Pertamina agar ini bisa menjadi perhatian, suplainya ke Kalteng juga harus memadai sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kalteng,” ujar Arton saat memberikan keterangan, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga :  Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Komisi DPRD Tetap Kawal Pengawasan Lewat RDP

Menanggapi wacana pemanggilan manajemen Pertamina guna memberikan klarifikasi resmi melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP), politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa mekanisme pengawasan dan komunikasi antarlembaga selama ini telah berjalan secara berkala melalui komisi terkait.

“Selama ini kan kita melalui Komisi I melakukan RDP dengan pihak Pertamina,” tegasnya.

Catatan Pengawasan: DPRD Kalteng memastikan alur koordinasi dengan Pertamina terus terbuka untuk memantau dinamika distribusi energi di daerah.

Kendala Teknis dan Logistik Diduga Jadi Pemicu Utama

Mengenai pemicu utama tersendatnya pasokan yang berdampak pada penumpukan antrean kendaraan di SPBU, Arton menilai kondisi tersebut kemungkinan besar dipengaruhi faktor teknis operasional di lapangan. Ia meyakini tidak ada unsur kesengajaan dalam pembatasan distribusi ke masyarakat.

Baca Juga :  Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional

“Pada intinya, ini kan pasti ada kendala di jalan, bukan secara kesengajaan. Mungkin transportasinya atau pengiriman minyak dari tempat produksi ke tempat konsumen itu barangkali ada kendala,” pungkas Arton.

Masyarakat mengimbau agar Pertamina segera memetakan hambatan logistik pengiriman BBM ke wilayah Palangka Raya dan sekitarnya demi mengurai antrean panjang dan menjamin kelancaran aktivitas ekonomi warga. (Ingkit)

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru