DPRD Kalteng Setujui Perubahan APBD 2026: Pendapatan Daerah Naik Jadi Rp5,31 Triliun

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalimantan Tengah, Yetro Midel Yoseph.Foto:Dok/1tulah.com

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalimantan Tengah, Yetro Midel Yoseph.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Laporan hasil pembahasan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-8 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Jumat (21/8/2026).

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kalteng, Yetro Midel Yoseph, menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran ini dilakukan untuk merespons dinamika kondisi ekonomi daerah serta menjaga arah kebijakan fiskal agar tetap realistis, efektif, dan berimbang hingga akhir tahun.

“Perubahan dilakukan untuk menyesuaikan asumsi murni dengan perkembangan kondisi aktual, sehingga kebijakan fiskal daerah tetap realistis, efektif, dan berimbang,” ujar Yetro Midel Yoseph.

Optimalisasi Pajak Daerah Dongkrak Pendapatan

Baca Juga :  Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Proyeksi Pendapatan Daerah Kalteng dalam Perubahan APBD 2026 mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp197,661 miliar dari APBD murni. Peningkatan pendapatan ini didorong oleh optimalisasi penerimaan sektor pajak daerah, terutama Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Alat Berat.

  • Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB): Ditetapkan mencapai Rp1,596 triliun (naik Rp181,925 miliar dibanding target APBD murni).

  • Pajak Alat Berat: Meningkat menjadi Rp11,194 miliar (naik Rp5,455 miliar dibanding target APBD murni).

Struktur Postur Perubahan APBD Kalteng TA 2026

Hasil finalisasi pembahasan antara Banggar DPRD Kalteng dan TAPD menghasilkan rekomposisi serta rasionalisasi pada postur pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Komponen Anggaran APBD Murni 2026 Perubahan APBD 2026 Selisih / Kenaikan
Pendapatan Daerah Rp5,118 Triliun Rp5,316 Triliun + Rp197,661 Miliar
Belanja Daerah Rp5,452 Triliun Rp5,541 Triliun + Rp89,000 Miliar
Defisit Anggaran Rp225,239 Miliar Ditutup Pembiayaan Neto
Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Alokasi Belanja Prioritas dan Penutupan Defisit

Seluruh ruang fiskal dari hasil rasionalisasi belanja serta tambahan penerimaan pendapatan daerah dialokasikan kembali untuk mendukung program-program strategis daerah. Alokasi ini difokuskan pada pemenuhan mandatory spending, peningkatan pelayanan dasar, serta pencapaian program prioritas pembangunan yang terukur bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Untuk menutup defisit anggaran sebesar Rp225,239 miliar, pemerintah daerah mengandalkan pembiayaan neto dengan rincian:

  • Penerimaan Pembiayaan: Rp226,073 miliar (bersumber dari SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp216,073 miliar dan penerimaan pembiayaan utang daerah Rp10 miliar).

  • Pengeluaran Pembiayaan: Rp833,333 juta (untuk pembayaran pembiayaan utang daerah).

Dengan skema penutupan tersebut, sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) tahun berkenaan tercatat pada posisi nihil. (Ingkit)

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Anggota DPRD Barito Utara, Sri Neni Apresiasi Pembangunan Jembatan Sikan-Tumpung Laung untuk Buka Akses Ekonomi
Anggota DPRD Barito Utara, Hj. Netty Herawati Imbau Warga Barito Utara Gunakan Masker Saat Kabut Asap
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Anggota DPRD Barito Utara, Sri Neni Apresiasi Pembangunan Jembatan Sikan-Tumpung Laung untuk Buka Akses Ekonomi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Anggota DPRD Barito Utara, Hj. Netty Herawati Imbau Warga Barito Utara Gunakan Masker Saat Kabut Asap

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Berita Terbaru