Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan MPLS 2026/2027 Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Abdul Mu'ti melarang praktik perpeloncoan dan senioritas dalam pelaksanaan MPLS tahun ajaran 2026/2027 di seluruh Indonesia. (Suara.com/Lilis)

Mendikdasmen Abdul Mu'ti melarang praktik perpeloncoan dan senioritas dalam pelaksanaan MPLS tahun ajaran 2026/2027 di seluruh Indonesia. (Suara.com/Lilis)

1TULAH.COM-Hari pertama masuk sekolah menjadi momen yang krusial bagi jutaan siswa baru di seluruh Indonesia. Menyikapi dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan peringatan keras kepada seluruh satuan pendidikan agar menjaga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap aman dan edukatif.

Mendikdasmen menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi ruang bagi praktik perpeloncoan, kekerasan fisik, maupun aksi senioritas dalam bentuk apa pun selama masa orientasi berlangsung.

MPLS Ramah 2026: Awal Perjalanan Belajar yang Menyenangkan

Pesan penting ini disampaikan langsung oleh Abdul Mu’ti saat memimpin upacara hari pertama MPLS Ramah 2026 di SMK Negeri 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Senin (13/7/2026).

Menurutnya, fungsi utama dari MPLS adalah membantu peserta didik baru beradaptasi secara positif dengan ekosistem sekolah yang baru, bukan menjadi ajang intimidasi oleh kakak tingkat maupun pihak sekolah.

“MPLS merupakan tahapan penting yang menjadi awal perjalanan belajar murid di setiap jenjang pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan para siswa dan guru.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Ia juga mengajak seluruh siswa baru untuk melihat momentum ini sebagai pijakan awal yang positif dalam mengejar mimpi-mimpi mereka.

“Kami mengajak anak-anakku sekalian untuk menjadikan momentum MPLS sebagai langkah awal menatap masa depan yang gemilang dan mencapai cita-cita yang mulia dalam kehidupan kalian,” tambahnya.

Komitmen Kemendikdasmen: Mewujudkan Sekolah Sebagai Rumah Kedua

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus berkomitmen untuk membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Tujuannya adalah agar sekolah benar-benar dapat dirasakan sebagai rumah kedua yang mendukung tumbuh kembang anak secara psikologis dan akademis.

Melalui konsep MPLS Ramah, kegiatan ini didorong untuk menjadi wadah eksplorasi awal bagi potensi siswa.

Fokus Utama MPLS Ramah 2026:

  • Menemukan Potensi Siswa: Menjadi momentum untuk menemukan, menggali, dan mengembangkan bakat terpendam anak-anak Indonesia.

  • Pendidikan Inklusif: Memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan bermutu tanpa memandang perbedaan latar belakang ekonomi, kemampuan intelektual, maupun kondisi fisik.

  • Bebas Intimidasi: Menghapus stigma masa orientasi yang menakutkan dengan menggantinya melalui aktivitas yang edukatif dan kreatif.

Baca Juga :  Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

“Pada dasarnya setiap anak Indonesia adalah anak yang hebat dengan potensi dan bakat yang mereka miliki,” tutur Mendikdasmen optimis.

Apresiasi untuk Guru dan Orang Tua Murid

Di sela-sela kunjungannya, Abdul Mu’ti tidak lupa menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para tenaga pendidik yang telah merancang kegiatan MPLS dengan pendekatan humanis. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan penuh bagi pendidikan anak-anak mereka.

Sebagai penutup, ia memberikan suntikan motivasi bagi seluruh siswa yang tengah memulai babak baru dalam hidup mereka.

“Kepada anak-anak sekalian, selamat memasuki jenjang pendidikan yang baru. Jadikan MPLS ini sebagai awal semangat baru untuk meraih cita-cita yang kalian impikan,” pungkasnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Berita Terbaru