Jejak Karier Dadan Hindayana: Eks Kepala BGN yang Tersandung Kasus Korupsi Proyek Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana berada di dalam mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana berada di dalam mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]

1TULAH.COM-Publik dikejutkan dengan kabar penjemputan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI pada Rabu (3/6/2026).

Langkah hukum ini diambil hanya berselang beberapa jam setelah Kejagung melakukan penggeledahan di kantor BGN pada Rabu pagi.

Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi besar-besaran. Kasus ini mencakup modus mark up (penggelembungan anggaran) proyek pengadaan barang mulai dari sepatu, komputer tablet, hingga motor listrik. Tidak hanya itu, Dadan juga diduga melakukan tindak lancung dengan meloloskan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebenarnya tidak layak.

Kejadian ini berbuntut panjang setelah malam sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya, diikuti oleh dua wakilnya: Inspektur Jenderal Polisi (Purn.) Sony Sonjaya dan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Lodewyk Pusung.

Kejatuhan Dadan setelah 1,5 tahun menjabat sebagai Kepala BGN memicu pertanyaan publik: Seperti apa rekam jejak dan pekerjaan Dadan Hindayana sebelum memimpin lembaga program unggulan ini?

Profil dan Latar Belakang Akademis Dadan Hindayana

Sebelum masuk ke dalam lingkaran pemerintahan, Dadan Hindayana dikenal luas sebagai seorang akademisi tulen di bidang pertanian dan sains. Ketertarikannya pada dunia proteksi tanaman sudah terlihat sejak masa muda.

  • S1 Proteksi Tanaman (IPB): Dadan menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan berhasil lulus sebagai lulusan terbaik pada tahun 1990.

  • S2 Entomologi Terapan (Universitas Bonn, Jerman): Minatnya pada ilmu serangga membawanya terbang ke Jerman untuk menyelesaikan studi magister pada tahun 1997.

  • S3 Sains (Leibniz Universität Hannover, Jerman): Ia meraih gelar doktor pada tahun 2000 dengan fokus riset mendalam pada bidang entomologi (ekologi serangga), pengendalian hama terpadu, dan perlindungan tanaman.

Baca Juga :  Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Perjalanan Karier: Dari Dosen IPB hingga Rektor di Maluku Utara

Kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi di Eropa, Dadan merintis karier profesionalnya di dunia pendidikan tinggi.

1. Menjadi Dosen Tetap dan Pejabat Kampus IPB

Karier akademisnya dimulai sejak tahun 1992 sebagai dosen tetap di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB. Selain aktif mengajar dan meneliti, Dadan dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di struktur kampus IPB, antara lain:

  • Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi (2001–2002)

  • Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang (2003–2008)

  • Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama

2. Memimpin STPK Banau di Halmahera Barat

Kiprah kepemimpinannya meluas ke luar pulau Jawa. Pada periode 2014 hingga 2022, Dadan Hindayana dipercaya untuk memimpin Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Baca Juga :  DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Puncak Karier di Badan Gizi Nasional dan Akhir Tragis

Nama Dadan Hindayana meroket di kancah nasional pada Agustus 2024. Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala pertama Badan Gizi Nasional (BGN)—sebuah lembaga baru yang dibentuk khusus untuk mempercepat penanganan stunting serta mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Linimasa Karier Dadan Hindayana di BGN Peristiwa
Agustus 2024 Dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala BGN pertama.
Oktober 2024 – Mei 2026 Melanjutkan jabatan di era Presiden Prabowo Subianto di tengah berbagai sorotan media mengenai operasional program MBG.
Juni 2026 Dicopot secara resmi oleh Presiden Prabowo, diikuti penggeledahan kantor, dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung.

Perjalanan panjang karier akademis dan profesional yang dibangun Dadan selama puluhan tahun kini harus menemui titik balik yang tragis. Kursi kepemimpinan lembaga yang awalnya diniatkan untuk memperbaiki gizi anak-anak bangsa, kini justru menyeretnya ke dalam jeruji besi akibat skandal dugaan korupsi pengadaan dan kelayakan fasilitas SPPG. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham
Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan
SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto
Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Berita Terbaru