Jelang Hari Raya Idul adha, Pemprov Kalteng Pantau Harga Cabai, Beras, Daging hingga LPG di Palangka Raya

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden bersama jajaran terkait memantau harga pangan dan stok sembako di Pasar Besar, Pasar Kahayan, pangkalan LPG, serta Gudang Bulog Palangka Raya menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/26)

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden bersama jajaran terkait memantau harga pangan dan stok sembako di Pasar Besar, Pasar Kahayan, pangkalan LPG, serta Gudang Bulog Palangka Raya menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/26)

1tulah.com, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama jajaran terkait melakukan pemantauan harga pangan dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah titik strategis di Kota Palangka Raya menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26 Mei 2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, stok pangan aman, serta distribusi berjalan lancar bagi masyarakat.

Pemantauan dipimpin Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden dengan menyasar sejumlah lokasi penting, di antaranya Pasar Besar Palangka Raya, Pasar Kahayan, pangkalan LPG, serta Gudang Bulog Regional Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km 3.

Menurut Linae, pemantauan rutin dilakukan menjelang hari besar keagamaan guna memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Menjelang Hari Raya Iduladha, pemerintah melakukan kunjungan ke sejumlah titik untuk mengecek ketersediaan bahan pangan dan perkembangan harga di pasaran. Kita ingin memastikan stok tersedia dan harga tetap stabil bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar komoditas strategis masih tersedia dengan harga relatif stabil. Harga beras SPHP tercatat sekitar Rp13.800 per kilogram, bawang merah Rp41.500 per kilogram, bawang putih Rp38.000 per kilogram, cabai merah keriting dan cabai merah besar sekitar Rp55.000 per kilogram, serta cabai rawit merah Rp57.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi murni berada di kisaran Rp140.000 per kilogram dan daging ayam ras sekitar Rp40.000 per kilogram. Komoditas lainnya seperti telur ayam ras tercatat sekitar Rp30.000 per kilogram, gula konsumsi Rp17.500 per kilogram, minyak goreng curah dan Minyakita sekitar Rp15.700 per liter, serta minyak goreng kemasan sekitar Rp22.000 per liter.

Linae mengungkapkan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun secara umum kondisi pasar masih terkendali dan diharapkan tetap stabil hingga perayaan Iduladha.

“Kami melihat memang ada beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan harga, tetapi ada juga yang tetap stabil. Kondisi ini diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok,” katanya.

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Ia juga mengimbau masyarakat maupun pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang karena berpotensi mengganggu distribusi dan memicu lonjakan harga di pasaran.

“Kami berharap masyarakat dan pedagang tidak melakukan penimbunan. Penimbunan dapat berdampak pada terganggunya distribusi dan memicu kenaikan harga yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas,” tegas Linae.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, akan terus berkomitmen menjaga stabilitas pangan, keterjangkauan harga, dan ketersediaan kebutuhan pokok sesuai visi pembangunan daerah.

“Masyarakat tidak perlu resah karena pemerintah senantiasa berkomitmen mendukung ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah. Harapannya, masyarakat dapat merayakan Hari Raya Iduladha dengan aman, nyaman, tertib, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah Norhani, serta Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Agus Candra.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Bartim Minta Seluruh Unsur Perkuat Respon Cepat dan Deteksi Dini
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:32 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Bartim Minta Seluruh Unsur Perkuat Respon Cepat dan Deteksi Dini

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru