1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pengumpulan uang dari pejabat struktural RSUD Cilacap untuk mantan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terkait kasus pemerasan tunjangan hari raya (THR) Forkopimda.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik memeriksa delapan pejabat RSUD Cilacap pada 18 Mei 2026.
Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri proses pengumpulan iuran di lingkungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), khususnya di RSUD Cilacap.
KPK sementara menemukan bahwa para pejabat struktural rumah sakit menggunakan uang pribadi untuk memenuhi permintaan iuran THR Forkopimda Kabupaten Cilacap pada awal 2026. Penyidik juga mendalami apakah praktik serupa pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Maret 2026 yang menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekda Cilacap Sadmoko Danardoo.
Dalam perkara tersebut, Syamsul diduga menargetkan Rp750 juta dari praktik pemerasan, namun baru menerima Rp610 juta sebelum ditangkap KPK.
Penulis : Laili R

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)









![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-225x129.jpg)





![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-360x200.jpg)




![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



