Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri prosesi peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). (tangkap layar)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri prosesi peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). (tangkap layar)

1TULAH.COM-Suasana peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), mendadak cair dan penuh gelak tawa.

Momen hangat ini tercipta berkat kelakar yang dilontarkan Presiden RI Prabowo Subianto saat memberikan pidato sambutan di depan jajaran menteri dan tamu undangan.

Di awal pidatonya, Presiden Prabowo sejatinya melakukan absensi formal terhadap para pejabat Kabinet Merah Putih yang hadir mendampingi kunjungan kerjanya. Namun, ketegangan acara protokoler tersebut langsung mencair ketika orang nomor satu di Indonesia itu menyapa salah satu menterinya dengan nada bercanda.

Dari Aktivis Jeruji Besi Menuju Kursi Menteri

Momen unik ini terjadi saat Presiden Prabowo menyapa Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Mohammad Jumhur Hidayat. Seperti diketahui, selain menjabat sebagai menteri, Jumhur juga memegang posisi strategis sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Prabowo dengan jenaka mengungkit rekam jejak masa lalu Jumhur yang dikenal sebagai aktivis buruh vokal dan kerap berurusan dengan hukum demi memperjuangkan hak-hak pekerja pada masa lalu.

“Menteri Lingkungan Hidup yang sekaligus adalah Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Saudara Jumhur Hidayat—kok nggak pakai kaos buruh ya? Kapan terakhir masuk penjara? Bolak-balik masuk penjara, sekarang jadi menteri. Kita nggak tahu suatu saat dia di atas podium (kepresidenan), kita nggak tahu,” ujar Presiden Prabowo yang langsung disambut tawa riuh para hadirin.

Baca Juga :  Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Selain menyapa Jumhur, Presiden Prabowo juga mengabsen deretan pejabat tinggi lainnya yang turut hadir di Nganjuk, antara lain Menko Politik dan Keamanan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Menteri Luar Negeri Sugiono.

Babak Baru Jumhur Hidayat di Kabinet Merah Putih

Bergabungnya Jumhur Hidayat ke dalam jajaran pemerintahan merupakan bagian dari dinamika terbaru Kabinet Merah Putih. Pria kelahiran Bandung, Februari 1968 ini resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 27 April 2026 lalu.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51/P Tahun 2026, Jumhur dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol dalam agenda rotasi kabinet strategis.

Rekam Jejak Panjang dari ITB hingga Nusakambangan

Pernyataan Presiden Prabowo mengenai rekam jejak “bolak-balik masuk penjara” bukan tanpa alasan. Nama Jumhur Hidayat memang sudah malang melintang di dunia pergerakan sejak akhir era 1980-an sewaktu berkuliah di Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB).

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Berikut adalah garis waktu perjalanan karier dan pergerakan Jumhur Hidayat:

  • 5 Agustus 1989: Memimpin aksi demonstrasi menolak kunjungan Menteri Dalam Negeri era Orde Baru, Rudini, ke kampus ITB.

  • 1989–1992: Ditangkap aparat, dipecat dari kampus, dan dijatuhi vonis 3 tahun penjara. Ia sempat mendekam di Lapas Lapas Nusakambangan sebelum dipindahkan ke Lapas Sukamiskin hingga bebas pada 1992.

  • Era Reformasi: Mulai masuk ke lingkaran birokrasi dan dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) periode 2007–2014 di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

  • 27 April 2026: Resmi dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran museum dan rumah singgah pejuang buruh Marsinah di Nganjuk ini, yang diresmikan bersama tokoh buruh yang kini menjadi menteri, diharapkan menjadi simbol penting bagi penegakan hak-hak pekerja sekaligus pelestarian sejarah perjuangan buruh di Indonesia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Berita Terbaru