Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama di depan Rutan Kelas II B Tamiang Layang. Foto : 1tulah.com/zakirin

Foto bersama di depan Rutan Kelas II B Tamiang Layang. Foto : 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Anggota DPR RI Komisi XIII yang membidangi hukum dan HAM, Bias Layar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Senin (27/4/2026).

Sidak ini dilakukan sebagai respons atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap tahanan perempuan yang sempat viral dan memicu keresahan publik, dengan fokus pada pengawasan, keamanan internal, serta perlindungan warga binaan, khususnya perempuan.

Kunjungan tersebut merupakan langkah cepat DPR RI dalam menindaklanjuti isu yang berkembang di masyarakat. Dalam sidak, rombongan meninjau langsung sejumlah fasilitas rutan, mulai dari blok hunian, ruang pemeriksaan, hingga titik pengawasan petugas.

Bias Layar juga meminta penjelasan dari pihak rutan terkait kronologi dugaan kasus serta langkah penanganan yang telah dilakukan. Ia menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap setiap pelanggaran.

Baca Juga :  Cetak Sejarah! Muhammad Kiandra Ramadhipa Rebut Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026 Estoril

“Kami tidak ingin ada pembiaran terhadap pelanggaran HAM. Ini menyangkut martabat manusia, apalagi perempuan. Negara wajib hadir dan bertindak tegas,” ujarnya.

Selain melakukan peninjauan, Bias Layar turut berdialog dengan tahanan perempuan. Ia memberikan arahan dan motivasi agar para warga binaan dapat menjalani proses hukum dengan baik serta tidak mengulangi kesalahan di masa mendatang. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke blok tahanan pria guna memastikan kondisi secara menyeluruh.

DPR RI juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan internal yang dinilai membuka peluang terjadinya penyimpangan oleh oknum petugas. Jika terbukti terjadi pelanggaran, DPR menegaskan sanksi tegas harus diberikan tanpa kompromi.

Dalam sidak tersebut, turut terungkap kondisi overkapasitas rutan. Jumlah penghuni mencapai 260 orang, melebihi kapasitas ideal sekitar 250 orang. Kondisi ini dinilai berpotensi mempersulit pengawasan serta meningkatkan risiko terjadinya pelanggaran.

Baca Juga :  IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!

Komisi XIII DPR RI mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP), termasuk penguatan mekanisme pengaduan bagi warga binaan guna mencegah terulangnya kasus serupa.

Sementara itu, pihak Rutan Kelas II B Tamiang Layang menyatakan telah melakukan langkah awal berupa pemeriksaan internal dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. DPR menekankan pentingnya transparansi kepada publik sebagai bagian dari upaya memulihkan kepercayaan masyarakat.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini sebelumnya menjadi perhatian luas setelah beredar di media sosial, sehingga mendorong desakan publik agar penanganannya dilakukan secara serius dan akuntabel.

Melalui sidak ini, DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan kasus hingga tuntas, sekaligus memastikan perlindungan hak asasi manusia tetap ditegakkan di lingkungan lembaga pemasyarakatan. (zek)

 

Berita Terkait

Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?
Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh: Wamensesneg dan Kivlan Zen Terluka dalam Bentrokan di GBK
Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus
Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Lampu Hijau Tim Medis di Brno
7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta
Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar
Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:35 WIB

Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:07 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:55 WIB

Eksekusi Hotel Sultan Ricuh: Wamensesneg dan Kivlan Zen Terluka dalam Bentrokan di GBK

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:01 WIB

Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:42 WIB

7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:36 WIB

Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:53 WIB

Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:41 WIB

IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!

Berita Terbaru