1tulah.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah guna mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi global dan potensi gejolak harga komoditas.
Komitmen tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual, Senin (6 April 2026).
Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko mengikuti rakor tersebut dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Pertemuan ini menjadi penting mengingat inflasi Kalimantan Tengah pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,86 persen secara tahunan (year on year). Kenaikan inflasi tersebut dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sektor perumahan dan energi.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga komoditas akibat konflik internasional yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
“Pengawasan lebih ketat terhadap produk unggulan kita. Kita harus mengutamakan untuk konsumsi dalam negeri meskipun ada godaan harga di luar negeri meningkat,” tegas Tito Karnavian dalam rakor yang diikuti kepala daerah se-Indonesia tersebut.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemprov Kalteng akan memperkuat pengawasan terhadap distribusi pangan serta mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemandirian dan swasembada pangan di tingkat lokal.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar daerah tidak bergantung pada satu sentra produksi nasional.
Mendagri mencontohkan pentingnya diversifikasi produksi pangan, seperti pada komoditas bawang merah yang selama ini masih banyak bergantung pada produksi dari Jawa Tengah.
Selain membahas pengendalian inflasi, dalam pertemuan tersebut juga dilakukan evaluasi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta progres dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Yuas Elko menambahkan bahwa Pemprov Kalteng terus memperkuat koordinasi lintas sektor melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di pasar tetap terjaga.
“Kerja sama antardaerah (KAD) terus kami dorong agar distribusi pangan lebih lancar dan harga komoditas seperti daging ayam ras, telur, dan minyak goreng tetap stabil di pasar-pasar tradisional Kalteng,” ujarnya.
Rakor tersebut juga dihadiri jajaran pejabat tinggi dari kementerian dan lembaga terkait yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.(*)
Penulis : Hewu

![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)




![Tokoh senior yang juga Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. [Youtube Amien Rais Official]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/amin-rais-geger-225x129.jpg)




![Tokoh senior yang juga Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. [Youtube Amien Rais Official]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/amin-rais-geger-360x200.jpg)








