Panen 24 Ribu Ayam Broiler, Pemprov Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan dengan Teknologi Close House

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran bersama Kepala Dinas TPHP Kalteng Rendy Lesmana meninjau sekaligus mengikuti panen 24.000 ekor ayam broiler di Apartemen Ayam UPT BPMPPTHMT Palangka Raya. Peternakan modern berbasis sistem Close House ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan peternak di Kalimantan Tengah. Minggu (2/8/26).

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran bersama Kepala Dinas TPHP Kalteng Rendy Lesmana meninjau sekaligus mengikuti panen 24.000 ekor ayam broiler di Apartemen Ayam UPT BPMPPTHMT Palangka Raya. Peternakan modern berbasis sistem Close House ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan peternak di Kalimantan Tengah. Minggu (2/8/26).

1TULAH.COM, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) terus memperkuat ketahanan pangan daerah dengan mengembangkan peternakan modern berbasis teknologi. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui panen 24.000 ekor ayam pedaging (broiler) yang dibudidayakan menggunakan sistem Close House (kandang tertutup) di Apartemen Ayam, UPT Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan Ternak, dan Hijauan Makanan Ternak (BPMPPTHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya, Minggu (2 Agustus 2026).

Panen tersebut ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana bersama Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran beserta rombongan.

Pada kesempatan itu, Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengapresiasi keberhasilan pengembangan peternakan ayam broiler modern yang dinilai memiliki prospek besar dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Panen ayam pedaging ini menunjukkan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan produksi pangan hewani. TP PKK siap mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendorong peningkatan konsumsi pangan bergizi, serta pengembangan usaha peternakan skala rumah tangga sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera,” ujar Aisyah.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Ia berharap model peternakan tersebut dapat diadopsi oleh masyarakat, khususnya generasi muda dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN), dalam skala yang lebih kecil dengan dukungan pemerintah daerah serta lembaga keuangan, sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana menjelaskan bahwa pengembangan ayam pedaging dengan sistem Close House merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan produksi protein hewani sekaligus menjamin ketersediaan pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Ke depan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT BPMPPTHMT akan terus mengembangkan inovasi dan penerapan teknologi peternakan modern sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan budidaya unggas. Kami berharap keberhasilan panen ini dapat menjadi motivasi bagi peternak untuk menerapkan sistem pemeliharaan yang lebih efisien, produktif, dan berdaya saing sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Kalimantan Tengah,” tutur Rendy.

Baca Juga :  Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Pada periode pemeliharaan kali ini, sebanyak 24.000 ekor ayam broiler berhasil dipanen pada usia 33 hari dengan bobot hidup rata-rata 2 kilogram per ekor. Dengan capaian tersebut, total produksi mencapai sekitar 48 ton bobot hidup, menunjukkan keberhasilan penerapan sistem pemeliharaan modern yang efisien dan produktif.

Keberhasilan tersebut didukung oleh penerapan sistem kandang Close House yang mampu mengendalikan suhu, kelembapan, sirkulasi udara, dan pencahayaan secara optimal. Selain itu, penerapan biosekuriti yang ketat, pemberian pakan berkualitas, serta pemantauan kesehatan ternak secara rutin turut menghasilkan performa pertumbuhan ayam yang maksimal.

Lebih dari sekadar unit produksi, Apartemen Ayam yang dikelola UPT BPMPPTHMT juga berfungsi sebagai pusat edukasi, pelatihan, dan demonstrasi teknologi peternakan modern bagi peternak, pelaku usaha, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Melalui fasilitas tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap semakin banyak peternak yang mampu mengadopsi teknologi budidaya unggas modern guna meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, serta daya saing sektor peternakan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan
Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Berita Terbaru