Panen Melon Smart Greenhouse Kalteng Tembus 1,1 Ton, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran bersama Kepala Dinas TPHP Kalteng Rendy Lesmana mengikuti panen melon hidroponik di Smart Greenhouse II UPT BPMPPHMT, Palangka Raya. Panen menghasilkan sekitar 1,1 ton melon sebagai bagian dari pengembangan pertanian modern dan penguatan ketahanan pangan daerah. Minggu (2/8/26).

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran bersama Kepala Dinas TPHP Kalteng Rendy Lesmana mengikuti panen melon hidroponik di Smart Greenhouse II UPT BPMPPHMT, Palangka Raya. Panen menghasilkan sekitar 1,1 ton melon sebagai bagian dari pengembangan pertanian modern dan penguatan ketahanan pangan daerah. Minggu (2/8/26).

1TULAH.COM, Palangka Raya – Penerapan teknologi pertanian modern melalui Smart Greenhouse milik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah kembali membuktikan hasil positif. Sebanyak 1,1 ton melon premium berhasil dipanen dari 880 tanaman hidroponik di Smart Greenhouse II yang berada di UPT Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan, dan Hijauan Makanan Ternak (BPMPPHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya, Minggu (2 Agustus 2026).

Keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa penerapan teknologi budidaya modern mampu meningkatkan produktivitas hortikultura, menghasilkan komoditas berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan panen dipimpin Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran beserta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana mengatakan pengembangan Smart Greenhouse merupakan inovasi pertanian yang mengintegrasikan teknologi dengan praktik budidaya berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas serta nilai ekonomi hasil pertanian.

“Melalui Smart Greenhouse, kami ingin menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya mampu menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas, lebih efisien, dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, model seperti ini dapat direplikasi oleh kelompok tani maupun masyarakat sesuai potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Smart Greenhouse II memiliki luas sekitar 500 meter persegi dengan sistem budidaya hidroponik modern. Dari 880 tanaman melon yang dibudidayakan, mampu menghasilkan sekitar 1,1 ton dalam satu kali masa panen.

Berbagai varietas unggulan yang dikembangkan meliputi Kansen (Legi Hami), Dalmesion, Honey Ground, Validas (Hami), Hamichi (Sweet Hami), dan Sweet Net 9 (Legi Songo) yang memiliki cita rasa, tekstur, serta kualitas buah yang berbeda.

Menurut Rendy, pengembangan kawasan Smart Greenhouse akan terus dilakukan secara bertahap. Saat ini Smart Greenhouse III telah memasuki fase budidaya dan ditargetkan memasuki masa panen pada akhir Agustus 2026.

Selain meningkatkan produksi hortikultura, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat edukasi pertanian modern, laboratorium pembelajaran, sekaligus lokasi pengembangan inovasi pertanian bagi petani, mahasiswa, dan generasi muda di Kalimantan Tengah.

TP PKK Kalteng Dorong Ketahanan Pangan Dimulai dari Keluarga

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran meninjau proses budidaya melon sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan keluarga.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan merupakan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

“Gerakan PKK memiliki peran penting dalam menggerakkan keluarga agar mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki di lingkungan sekitar. Optimalisasi pekarangan melalui budidaya pertanian sederhana diyakini mampu melahirkan keluarga yang lebih sehat, mandiri, produktif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Aisyah menambahkan, seluruh program TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah akan terus diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung visi Kalteng BERKAH, Kalteng Maju.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Wakil Ketua sekaligus Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Adiah Chandra Sari, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan
Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Berita Terbaru