DPRD Kalteng Gelar Paripurna LKPj Gubernur Tahun Anggaran 2025: Fokus Transparansi dan Penguatan Ekonomi!

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menggelar Rapat Paripurna Ke-3 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (30/3/2026).(Istimewa)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menggelar Rapat Paripurna Ke-3 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (30/3/2026).(Istimewa)

1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menggelar Rapat Paripurna Ke-3 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (30/3/2026).

Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong.

Agenda utama pertemuan ini adalah penyampaian pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalteng Tahun Anggaran 2025. Mewakili Gubernur Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir untuk memaparkan capaian kinerja eksekutif selama satu tahun anggaran terakhir.

LKPj Sebagai Instrumen Transparansi Publik

Dalam pidatonya, Wakil Gubernur Edy Pratowo menegaskan bahwa penyampaian LKPj bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan wujud nyata transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat melalui DPRD.

“Penyampaian LKPj ini merupakan bagian dari koordinasi, komunikasi, sekaligus transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Edy di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Tahun 2025 disebut sebagai tonggak penting karena menjadi awal periode kepemimpinan 2025–2030. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memperkuat fondasi pembangunan guna menjaga kesinambungan program menuju Kalimantan Tengah yang semakin maju dan sejahtera.

Baca Juga :  Menguak Fenomena "Just Friend": Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?

Capaian Indikator Makro: IPM Meningkat, Kemiskinan Menurun

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan performa positif pada sejumlah indikator makro pembangunan sepanjang tahun 2025. Berikut adalah ringkasan data capaian yang dipaparkan:

Indikator Pembangunan Capaian Tahun 2025
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 74,86
Angka Kemiskinan 4,94% (Menurun)
Tingkat Pengangguran Terbuka 3,97%
Pertumbuhan Ekonomi 4,80% (Naik dari 4,46%)

Selain indikator sosial-ekonomi, kinerja pengelolaan keuangan daerah juga menunjukkan angka yang sehat. Realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2025 tercatat mencapai Rp7,21 triliun atau sekitar 90,26% dari target yang telah ditetapkan.

Program Strategis dan Keberlanjutan Kesejahteraan

Edy Pratowo juga merinci berbagai program unggulan yang telah diimplementasikan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya:

  • Pendidikan & Sosial: Peluncuran Sekolah Rakyat dan Kartu Huma Betang Sejahtera yang fokus pada bantuan pendidikan.

  • Kesehatan: Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah melampaui 100%.

  • Ketahanan Pangan: Program Makan Bergizi Gratis dan pelaksanaan pasar murah secara berkala untuk pengendalian inflasi.

  • Ekonomi Kerakyatan: Pembentukan Koperasi Merah Putih.

  • Infrastruktur: Peningkatan kualitas jalan provinsi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan Kalimantan Tengah,” tegas Wagub.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif

Rapat Paripurna ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Wakil Ketua dan anggota DPRD, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Kalteng.

Mekanisme LKPj ini nantinya akan dilanjutkan dengan tinjauan dan evaluasi oleh fraksi-fraksi di DPRD. Diharapkan, hasil evaluasi tersebut memberikan rekomendasi konstruktif demi terciptanya sinergi yang lebih kuat antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Ingkit)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!
Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR
Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”
M. Kiandra Ramadhipa Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship 2026 di Magny-Cours
Ketua DPRD Barito Utara Ajak Semua Pihak Wujudkan Lingkungan Aman di HAN ke-42
BUMD Kalteng Dituntut Dikelola Profesional demi Perkuat Kemandirian Fiskal
Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran
Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:38 WIB

DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:32 WIB

Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:43 WIB

M. Kiandra Ramadhipa Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship 2026 di Magny-Cours

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:02 WIB

Ketua DPRD Barito Utara Ajak Semua Pihak Wujudkan Lingkungan Aman di HAN ke-42

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:14 WIB

BUMD Kalteng Dituntut Dikelola Profesional demi Perkuat Kemandirian Fiskal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:06 WIB

Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:14 WIB

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Berita Terbaru