Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah Diperkuat, BPKP Sampaikan Laporan Strategis ke Gubernur

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 terkait penguatan ketahanan pangan Kalimantan Tengah kepada Gubernur Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang. (6/3/26)

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 terkait penguatan ketahanan pangan Kalimantan Tengah kepada Gubernur Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang. (6/3/26)

1tulah.com, Palangka Raya – Ketahanan pangan Kalimantan Tengah menjadi fokus utama dalam percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam penyampaian Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 oleh Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.

Laporan tersebut disampaikan langsung di Istana Isen Mulang pada 6 Maret 2026, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawasan dalam mendorong pembangunan pangan yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Dalam laporan tersebut, BPKP mengangkat tema “Handep Hapakat Memacu Pembangunan Pangan Kalimantan Tengah”, yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mempercepat program swasembada pangan daerah.

Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 memuat sejumlah hasil pengawasan strategis terkait pembangunan sektor pangan. Beberapa fokus utama di antaranya meliputi akselerasi peningkatan produksi pangan menuju swasembada daerah, penguatan akses serta distribusi pangan agar lebih terjangkau bagi masyarakat, hingga penguatan tata kelola pembiayaan pembangunan pangan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya

Selain itu, laporan tersebut juga memuat kajian khusus mengenai pengembangan sorgum sebagai strategi diversifikasi pangan yang dinilai berpotensi menjadi komoditas produktif untuk melengkapi upaya swasembada beras di Kalimantan Tengah.

Pada kesempatan yang sama, BPKP juga menyampaikan policy brief bertajuk Satu Data Pangan: Fondasi Pembangunan Pangan Berkelanjutan. Policy brief ini berfokus pada rencana pembangunan sistem aplikasi Dashboard Pangan Terpadu Provinsi Kalimantan Tengah.

Sistem tersebut dirancang sebagai pusat konsolidasi data pangan daerah yang berfungsi untuk monitoring operasional, pengendalian distribusi pangan, serta sistem peringatan dini dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah.

Melalui sistem digital tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat pengendalian strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan, memastikan ketersediaan pasokan, serta mendukung keberlanjutan pembangunan sektor pangan di Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran yang didampingi oleh Wakil Gubernur, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Plt. Inspektur, serta Kepala BKAD Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan BPKP.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawasan sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sinergi yang kuat perlu terus dijaga agar program-program strategis daerah dapat terlaksana dengan baik serta mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Ilham Nurhidayat menegaskan komitmen BPKP untuk terus mendampingi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjaga akuntabilitas serta efektivitas pelaksanaan program strategis daerah.

Pendampingan tersebut dilakukan melalui pengawasan yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada hasil, sehingga pembangunan daerah di Bumi Tambun Bungai dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya
Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan
Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Berita Terbaru