1TULAH.COM-Tim Bareskrim Polri melakukan tindakan tegas dengan mengangkut seluruh isi sebuah toko perhiasan emas di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur.
Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan besar terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang bersumber dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Penyisiran dilakukan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Tidak hanya perhiasan yang dipajang di etalase, petugas juga menyita seluruh dokumen administrasi dan buku pembukuan toko tersebut.
Penggeledahan Maraton di Toko Emas Semar
Proses penggeledahan yang menyita perhatian warga di sekitar Pasar Wage Nganjuk ini berlangsung sejak Kamis (19/2) hingga Jumat (20/2) dini hari.
Mulyadi, Koordinator Pasar Wage Nganjuk yang hadir sebagai saksi, mengonfirmasi bahwa seluruh barang bukti diangkut oleh petugas.
“Yang diperiksa barang-barang yang ada di toko, perhiasan emas, dan buku-buku yang kaitannya dengan administrasi pembukuan,” ujar Mulyadi, Jumat (21/2/2026).
Diketahui, pemilik toko tersebut berdomisili di Surabaya. Meski toko ini sudah beroperasi sejak tahun 1976, penyidik menemukan indikasi kuat bahwa unit usaha formal ini terseret dalam jaringan distribusi emas ilegal.
Akar Perkara: Dari Tambang Ilegal ke Jaringan Formal
Kasus ini bukanlah perkara baru, melainkan pengembangan dari praktik penambangan emas ilegal di Kalimantan Barat periode 2019–2022. Meskipun tindak pidana asalnya (PETI) sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di Pengadilan Negeri Pontianak, Bareskrim kini fokus memburu aliran dananya.
Skema Kejahatan yang Terungkap:
-
Aktivitas Ilegal: Penambangan emas tanpa izin di lahan terlarang.
-
Pengolahan & Pemurnian: Emas ilegal ditampung dan dimurnikan untuk menyamarkan asal-usulnya.
-
Distribusi Formal: Emas masuk ke toko-toko perhiasan dan perusahaan pemurnian (smelter) untuk dijual ke publik atau diekspor.
-
Pencucian Uang: Aliran dana hasil penjualan masuk ke berbagai pihak melalui mekanisme keuangan yang rumit.
Fantastis! Akumulasi Transaksi Mencapai Rp25,8 Triliun
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Ade Safri Simanjuntak, mengungkapkan bahwa skala ekonomi dalam perkara ini sangat masif. Berdasarkan Laporan Hasil Analisis (LHA) dari PPATK, ditemukan transaksi mencurigakan dalam tata niaga emas nasional.
-
Total Transaksi: Diduga mencapai Rp25,8 triliun (periode 2019–2025).
-
Cakupan: Nilai ini meliputi pembelian dari tambang ilegal hingga penjualan ke eksportir.
-
Lokasi Operasi: Penggeledahan dilakukan serentak di tiga lokasi di wilayah Surabaya dan Nganjuk.
Komitmen Polri Memutus Mata Rantai PETI
Langkah Bareskrim ini bertujuan untuk memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan pertambangan. Penanganan TPPU dianggap sebagai cara paling efektif untuk mematikan operasional tambang ilegal dengan cara menyita aset dan memutus pendanaannya.
“Penanganan perkara ini diharapkan menjadi upaya melindungi kelestarian lingkungan, mencegah kebocoran keuangan negara, dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang,” tegas Ade Safri.
Penyitaan aset di Toko Emas Semar Nganjuk menjadi bukti nyata bahwa sektor usaha formal kini dalam pengawasan ketat kepolisian terkait aliran dana gelap.
Dengan koordinasi bersama PPATK, Polri berkomitmen menuntaskan jaringan pencucian uang yang merugikan ekosistem lingkungan dan ekonomi Indonesia. (Sumber:Suara.com)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)














![Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/maaf-polisi-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

