Kunci Pembangunan Berkelanjutan Kalteng Menurut Ampera Mebas: Sinergi Lingkungan dan Ekonomi!

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A.Y. Mebas.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A.Y. Mebas.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A.Y. Mebas, menekankan pentingnya kolaborasi dan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, sinergi ini bukan hanya krusial untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga untuk menstabilkan iklim perekonomian daerah di Kalteng.

Lingkungan Lestari: Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Ampera Mebas menjelaskan bahwa isu kelestarian lingkungan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat adalah fondasi utama untuk memastikan lingkungan yang lestari dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui berbagai cara sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik, membuang sampah pada tempatnya, serta ikut serta dalam kegiatan penghijauan. Hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari, akan memberikan dampak yang besar bagi lingkungan,” ujar Ampera, Minggu (23/11/2025).

Aksi-aksi sederhana ini, jika dilakukan secara kolektif, akan berkontribusi signifikan terhadap upaya mitigasi perubahan iklim dan menjaga keseimbangan ekosistem di Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Dikritik "Cari Aman", Indonesia Hanya Utus Dubes ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Menstabilkan Iklim Perekonomian: Menciptakan Lapangan Kerja Lokal

Selain lingkungan, Ampera juga menyoroti peran penting masyarakat dalam menstabilkan iklim perekonomian daerah. Stabilitas ekonomi merupakan prasyarat mutlak untuk menciptakan lapangan kerja yang luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas ekonomi,” tegasnya.

Dukungan Produk Lokal dan Investasi: Pilar Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ampera Mebas mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi yang mendorong pertumbuhan. Partisipasi ini dapat diwujudkan melalui beberapa langkah konkret:

  • Mendukung Produk-Produk Lokal: Memprioritaskan pembelian produk yang dihasilkan oleh UMKM dan industri daerah, sehingga perputaran uang tetap berada di Kalteng.

  • Berinvestasi di Sektor Potensial: Melakukan investasi pada sektor-sektor yang menjadi keunggulan daerah.

  • Menciptakan Lapangan Kerja Baru: Menggagas usaha atau inovasi yang dapat menyerap tenaga kerja lokal.

“Dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi, kita dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Ampera.

Optimisme Pembangunan Berkelanjutan di Kalteng

Anggota Komisi II DPRD Kalteng ini menyampaikan optimisme bahwa dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga legislatif, dan masyarakat, Kalimantan Tengah akan mampu mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Komitmen pada Pendidikan Pedalaman, Rahmanto Muhidin Dianugerahi Tunas Inspirasi KPI 2026

Pembangunan yang dimaksud mencakup dua aspek vital: lingkungan yang terawat dan ekonomi yang stabil.

Ampera mengakhiri seruannya dengan ajakan kolektif, “Mari bersama-sama, menjaga lingkungan dan menstabilkan iklim perekonomian daerah demi masa depan yang lebih baik.”

Pernyataan Ampera A.Y. Mebas menegaskan bahwa masa depan Kalimantan Tengah sangat bergantung pada kesadaran dan tindakan nyata dari setiap individu.

Menjaga kebersihan dari rumah, memilih produk lokal, hingga aktif dalam program penghijauan adalah langkah-langkah kecil dengan dampak besar untuk mewujudkan Kalteng yang lestari dan sejahtera. (Ingkit)

Berita Terkait

Bupati Heriyus Resmikan Aula Christian Center
GKE Expo sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat
Klarifikasi Kapuspen TNI Soal Isu Prajurit Serbu Polda Metro Jaya Terkait Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
Mapolda Metro Jaya Mencekam! 50 Pria Berambut Cepat Gedor Ditreskrimsus, Diduga Terkait Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
Bocor! Kejagung Terbitkan Surat Rahasia R-696: Perintahkan Seluruh Jaksa Waspada dan Larang Komentari Perkara
Makna Spiritual Kunjungan PM Narendra Modi ke Candi Prambanan Bersama Prabowo
Sinode Umum XXV GKE Jadi Momentum Perkuat Iman dan Kemajuan Masyarakat
PT IMK Edukasi Warga Olung Hanangan Kelola Sampah Berbasis Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:09 WIB

Bupati Heriyus Resmikan Aula Christian Center

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:05 WIB

GKE Expo sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:13 WIB

Klarifikasi Kapuspen TNI Soal Isu Prajurit Serbu Polda Metro Jaya Terkait Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:03 WIB

Mapolda Metro Jaya Mencekam! 50 Pria Berambut Cepat Gedor Ditreskrimsus, Diduga Terkait Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:43 WIB

Bocor! Kejagung Terbitkan Surat Rahasia R-696: Perintahkan Seluruh Jaksa Waspada dan Larang Komentari Perkara

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Makna Spiritual Kunjungan PM Narendra Modi ke Candi Prambanan Bersama Prabowo

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:36 WIB

Sinode Umum XXV GKE Jadi Momentum Perkuat Iman dan Kemajuan Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:53 WIB

PT IMK Edukasi Warga Olung Hanangan Kelola Sampah Berbasis Masyarakat

Berita Terbaru

Bupati Murung Raya, Heriyus, meresmikan Aula Christian Center yang berada di kawasan Gereja Elioteria Christian Center, Puruk Cahu, Rabu (8/7/2026).

Berita

Bupati Heriyus Resmikan Aula Christian Center

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:09 WIB

Pembukaan Sinode Umum XXV GKE Expo 2026 sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, promosi potensi daerah, serta penguatan ekonomi lokal.

Berita

GKE Expo sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:05 WIB