Penghentian Tambang di Kalteng Disorot: DPRD Kalteng Minta ESDM Utamakan Kehati-hatian dan Koordinasi

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi Partai Golkar di  DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

Politisi Partai Golkar di DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) merespons cepat informasi mengenai penghentian sementara aktivitas sejumlah perusahaan tambang batu bara oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menanggapi isu sensitif ini, Komisi II menekankan pentingnya langkah yang proporsional, transparan, dan sesuai koridor hukum.

Pentingnya Kehati-hatian dan Proporsionalitas

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, menyampaikan bahwa pihaknya mencermati seksama informasi penghentian sementara operasional tambang batu bara tersebut. Ia meminta semua pihak, baik pusat maupun daerah, bertindak cermat.

“Dalam menyikapi hal ini, Komisi II menekankan pentingnya kehati-hatian dan proporsionalitas, agar setiap langkah yang ditempuh tetap berada dalam koridor ketentuan hukum serta sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata Siti Nafsiah, pada Selasa (23/9/2025).

Baca Juga :  Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Penekanan pada proporsionalitas ini penting untuk menjaga agar penegakan aturan tidak menimbulkan gejolak yang merugikan iklim investasi yang sehat di Kalteng.

Koordinasi Pusat-Daerah dan Tata Kelola yang Baik

Komisi II memandang bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi menjadi hal yang mutlak diperlukan dalam menangani isu pertambangan.

Langkah ini krusial untuk:

  1. Memastikan penanganan isu pertambangan berjalan terarah, transparan, dan akuntabel.
  2. Memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, Komisi II juga menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam, khususnya di sektor pertambangan, harus dijalankan berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, kepastian hukum, serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Reklamasi Pascatambang Adalah Kewajiban Mutlak

Siti Nafsiah secara khusus menyoroti masalah reklamasi pascatambang. Ia mengingatkan bahwa reklamasi merupakan kewajiban yang melekat pada setiap perusahaan pertambangan.

Baca Juga :  Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Kepatuhan terhadap kewajiban reklamasi ini, menurutnya, mencerminkan komitmen dunia usaha dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (Corporate Social Responsibility/CSR). Hal ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa kegiatan ekstraktif tidak meninggalkan dampak buruk permanen bagi lingkungan Kalteng.

Komitmen Pengawasan Komisi II

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi II berjanji akan terus mengawal isu-isu strategis di bidang pertambangan secara proporsional. Pengawalan ini akan dilakukan dengan tetap menjunjung prinsip sinergi bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya.

Harapannya, setiap kebijakan maupun penegakan aturan yang dilakukan ESDM dan pihak terkait dapat:

  • Memberi kepastian bagi iklim investasi yang sehat.
  • Melindungi kepentingan masyarakat luas.
  • Memastikan kelestarian lingkungan hidup di Kalimantan Tengah. (Ingkit)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru