Pasca-putusan MK, Kuasa Hukum Shalahuddin-Felix: Ini Awal Menyatukan Masyarakat Barut dan Sudahi Perselisihan Perbedaan Pendapat

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum pasangan Shalahuddin- Felix Sonadie, Rahmadi G Lentam, mengajak masyarakat Barito Utara (Barut), Kalteng, menyudahi perselisihan juga perdebatan pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemungutan Suara Ulang Kepala Daerah. Foto: Tribunkalteng.com

Kuasa hukum pasangan Shalahuddin- Felix Sonadie, Rahmadi G Lentam, mengajak masyarakat Barito Utara (Barut), Kalteng, menyudahi perselisihan juga perdebatan pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemungutan Suara Ulang Kepala Daerah. Foto: Tribunkalteng.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Kuasa hukum pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Utara (Barut), Shalahuddin- Felix Sonadie, Rahmadi G Lentam, mengajak masyarakat Barito Utara (Barut), Kalteng, menyudahi perselisihan juga perdebatan pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemungutan Suara Ulang Kepala Daerah.

Ramadi mengatakan, hasil MK adalah titik awal menyatukan kembali apa yang terberai, di antara masyarakat Barut dan titik akhir silang sengketa perbedaan cara pandang, perbedaan pilihan yang dijamin konstitusi.

“Saatnya saudaraku warga masyarakat Kabupaten Barito Utara menatap masa depan yang insyaallah lebih baik, lebih bekerja keras lagi untuk mewujudkan perikehidupan rakyat yang sejahtera berkeadilan berkepastian hukum bersatu tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun,” katanya.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada segenap komponen bangsa di Barut yang berpartisipasi mensukseskan PSU 6 Agustus 2025 tanpa terkecuali.

“Terima Kasih segenap warga masyarakat Kabupaten Barito Utara, Pasangan Calon Nomor Urut 2 Bapak H Jimmy Carter dan Ibu Inriaty Karawaheni beserta Tim Kampanye, Tim Sukses, Relawan dan Simpatisan yang menjadi bagian penting dari proses implementasi “kedaulatan rakyat,” ucap Rahmadi.

Dia juga memberi apresiasi setingginya kepada pihak penyelenggara Pemilu, KPU Barut, Bawaslu Barut, Sentra Gakkumdu, dan segenap jajarannya yang secara langsung, dengan penuh dedikasi dan kerja keras menyelenggarakan PSU 6 Agustus 2025.

“Penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KPU RI, KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah, Kapolda Kalteng beserta segenap jajarannya, Kapolres Barito Utara beserta segenap jajaran Polsek Se-Kabupaten Barito Utara, Pemerintah Negara RI, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara dan unsur pemerintahan Se-Kabupaten Barito Utara, TNI dan segenap jajarannya yang telah mengawal, menghadirkan rasa aman dan suasana yang kondusif selama proses berjalannya Pilkada,” tuturnya.

Semoga Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, menerima itu semua sebagai amal kebajikan sekaligus ibadah di sisi-Nya.

Ia mengatakan, Pasangan Calon Nomor Urut 1, H Shalahudin dan Felix Sonadie akan bekerja dengan hati meraih kepercayaan dan dukungan dari masyarakat Barut.

“Sesungguhnya dalam proses PSU 6 Agustus 2025 tidak ada yang kalah tidak ada yang menang karena segenapnya adalah pemenang kita segenapnya bersaudara dan kita segenapnya Insya Allah mengabdi untuk kepentingan rakyat,” tuntas Rahmadi.

Penulis: Ahya Firmansyah

Editor: Aprie

Berita Terkait

Peta Baru Menuju Pemilu 2029: Kemesraan Prabowo-PDIP dan Manuver Senyap Jokowi
Parpol Bandel Siap-Siap Sanksi! Putusan MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan Bersifat Memaksa
Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon
Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat
Detik-Detik Secret Service Barikade Trump dan Melania: Suasana Pesta Berubah Jadi Horor!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas
Putus Rantai Mahar Politik, KPK Usul Sediakan Batas Jabatan Ketua Umum Partai

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:28 WIB

Peta Baru Menuju Pemilu 2029: Kemesraan Prabowo-PDIP dan Manuver Senyap Jokowi

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:47 WIB

Parpol Bandel Siap-Siap Sanksi! Putusan MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan Bersifat Memaksa

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Senin, 27 April 2026 - 15:09 WIB

Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Detik-Detik Secret Service Barikade Trump dan Melania: Suasana Pesta Berubah Jadi Horor!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Jumat, 24 April 2026 - 06:57 WIB

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Kamis, 23 April 2026 - 16:03 WIB

Putus Rantai Mahar Politik, KPK Usul Sediakan Batas Jabatan Ketua Umum Partai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi Kejaksaan Negeri Barito Utara

Muara Teweh

Pemanggilan Cabor KONI oleh Kejaksaan, Ada Apa?

Rabu, 10 Jun 2026 - 22:12 WIB