Kunjungi Kejagung, Senyum Misterius Nadiem Makarim di Tengah Kasus Korupsi Chromebook

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim sambangi Kejagung  (sumber: suara.com)

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim sambangi Kejagung (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengunjungi Kejaksaan Agung untuk memenuhi panggilan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di bidang digitalisasi pendidikan pada hari Senin, 23 Juni 2025.

Menurut laporan dari Suara. com, Nadiem datang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna krem bercorak batik.

Dengan membawa tas hitam, Nadiem menuju Gedung Bundar Kejagung didampingi beberapa pengacarnya.

Setibanya di sana, Nadiem hanya tersenyum tanpa memberikan pernyataan kepada media yang telah menunggu.

Ia hanya tersenyum dan langsung pergi memasuki ruang pemeriksaan yang terletak di Gedung Bundar.

Sebelumnya, Harli Siregar, Kapuspenkum Kejagung RI, mengungkapkan bahwa Nadiem akan diperiksa sebagai saksi sesuai dengan jabatannya yang dulu sebagai Mendikbudristek.

Pendiri Gojek ini dianggap memiliki pengetahuan yang luas mengenai pelaksanaan pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan.

“Itu nanti akan dipertanyakan bagaimana prosesnya bagaimana pengetahuan yang bersangkutan terhadap hal ini,” kata Harli di Kejagung, Jumat 20 Juni 2025.

Perkara ini dimulai ketika Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merencanakan pengadaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas.

Baca Juga :  Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung

Salah satu peralatan TIK yang dimaksud adalah laptop berbasis Chromebook. Perangkat ini pernah diuji coba pada masa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Namun, perangkat tersebut dianggap tidak efisien karena hanya dapat berfungsi dengan baik jika terdapat koneksi internet. Selain itu, kondisi jaringan internet di Indonesia juga dianggap belum merata.

Walaupun demikian, Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadiem masih melanjutkan pengadaan Chromebook.

Alasannya, pihak Kejaksaan Agung menilai adanya dugaan kolusi dalam pengadaan peralatan TIK yang bernilai Rp9,9 triliun itu.

Sebelumnya, Nadiem Makarim sempat memberikan penjelasan terkait isu korupsi ini. Ia menegaskan bahwa penjelasan yang diberikan merupakan tanggung jawab moralnya dan komitmennya terhadap transparansi dalam kepemimpinan.

Nadiem menyatakan bahwa inisiatif pengadaan laptop ini dimulai ketika pandemi Covid-19 terjadi.

“Kemendikbutristek harus melakukan mitigasi dengan secepat dan se-efektif mungkin, agar bahaya learning loss atau hilangnya pembelajaran bisa kita tekan,” kata Nadiem, Selasa 10 Juni 2025.

Ia menyatakan bahwa penting untuk melakukan pembelian perangkat teknologi informasi dan komunikasi atau TIK, termasuk laptop yang diduga sebagai langkah untuk mengurangi dampak risiko pandemi agar proses belajar siswa-siswa kita terus berlangsung.

Baca Juga :  Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa

“Kemendikbudristek melakukan pengadaan 1,1 juta unit laptop beserta modem 3G dan proyektor untuk lebih dari 77 ribu sekolah dalam kurun waktu 4 tahun,” katanya.

“Selain mendukung pembelajaran jarak jauh, perangkat TIK itu juga menjadi alat peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan,” katanya.

Hal ini juga merupakan langkah dalam melaksanakan penilaian nasional yang menggunakan komputer untuk mengukur pencapaian belajar serta dampak dari kehilangan pembelajaran.

“Saya sepenuhnya menyadari bahwa dalam setiap kebijakan publik, pengawasan dan akuntabilitas adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ungkapnya.

Sebab itu, Nadiem menyatakan, selama ia menjabat sebagai Mendikbudristek, semua kebijakan disusun dengan prinsip keterbukaan dan keadilan.

Nadiem juga menyampaikan bahwa saat ini ia menghargai dan sepenuhnya mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

“Penegakan hukum yang adil dan transparan adalah fondasi negara yang demokratis,” ujarnya.

Nadiem pun, mengatakan, jika dirinya siap mendukung dan bekerjasama dalam memberikan keterangan dan klarifikasi bila memang diperlukan.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP
Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa
Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal
Tinjau Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi Komitmen Tingkatkan Fasilitas
Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:57 WIB

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Selasa, 28 April 2026 - 16:56 WIB

Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang

Selasa, 28 April 2026 - 13:02 WIB

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Selasa, 28 April 2026 - 11:57 WIB

Tinjau Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi Komitmen Tingkatkan Fasilitas

Selasa, 28 April 2026 - 06:08 WIB

Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang

Selasa, 28 April 2026 - 02:54 WIB

Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri

Berita Terbaru

Olahraga

Mbappe Terancam Absen di El Clasico usai Alami Cedera Hamstring

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:31 WIB