99 Jamaah Haji Indonesia Terjangkit Pneumonia, Kemenkes Himbau Jaga Kesehatan

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi haji, kakbah (freepik)

ilustrasi haji, kakbah (freepik)

 

1TULAH.COM – Kasus pneumonia kini tengah merebak di kalangan jemaah haji Indonesia, dengan total 99 orang dilaporkan terserang penyakit infeksi saluran pernapasan ini selama menjalankan ibadah di tanah suci.

Kementerian Kesehatan menyebut satu jemaah telah meninggal dunia akibat infeksi yang berkembang menjadi akut.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, mengingatkan bahwa kondisi ini sangat perlu diwaspadai karena bisa menjadi serius bila tidak segera ditangani.

Baca Juga :  Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional

Menurut laporan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), kasus pneumonia tersebar di berbagai sektor dan kloter di wilayah Makkah dan Madinah.

Para jemaah yang terjangkit sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit rujukan setempat.

Risiko penularan semakin tinggi karena suhu ekstrem yang berkisar antara 41 hingga 47 derajat Celsius dan kondisi lingkungan yang sangat padat, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan penurunan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan

Liliek menambahkan bahwa kelelahan fisik akibat padatnya rangkaian ibadah juga turut berkontribusi pada lemahnya sistem imun jemaah.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar para jemaah disiplin menjaga kesehatan dengan mengenakan masker saat batuk atau berada di keramaian, rajin mencuci tangan, menjaga asupan cairan, serta rutin mengonsumsi obat bagi yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, atau jantung.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu
Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional
Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan
Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan
Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026
PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Selasa, 8 September 2026 - 19:41 WIB

Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 19:23 WIB

Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Berita Terbaru