Dewan Barut Gun Sriwitanto Minta Warga Waspada Penyakit Pasca-Banjir

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara, Kalteng, Gun Sriwitanto. Foto: dok. Setwan Barut

Anggota DPRD Barito Utara, Kalteng, Gun Sriwitanto. Foto: dok. Setwan Barut

1TULAH.COM, Muara Teweh – Banjir sempat merendam sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, pekan kemarin.

Biasanya pasca-banjir akan muncul beberapa penyakit yang dapat menyerang balita, anak-anak hingga orang dewasa.

Setidaknya peristiwa banjir menjadi alarm bagi banyak orang agar waspada terhadap penyakit sesudahnya.

Hal itu dikatakan anggota DPRD Barut, Gun Sriwitanto, pada Rabu, 23 April 2025. Menurut dia biasa berbagai penyakit akan muncul setelah banjir merendam suatu kawasan.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

“Umumnya setelah banjir karena bekas genangan air akan meninggalkan banyak sampah sehingga menimbulkan penyakit. Karena berbau ya juga banyak kuman, bakteri hingga virus,” kata dewan Barut Gun Sriwitanto.

Dewan asal PPP Barut ini bilang, kebanyakan penyakit pasca-banjir dapat beragam dan dipicu oleh kondisi lingkungan yang tidak bersih pasca-banjir.

Penyakit yang umum meliputi diare, demam tifoid, kolera, hepatitis A, disentri, dan leptospirosis. Selain itu, penyakit kulit seperti kurap, kutu air, dan dermatitis juga sering muncul.

Baca Juga :  Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

“Pencegahan utama adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menghindari kontak langsung dengan air banjir,” ujarnya.

Dia juga mengajak warga untuk lebih aktif membersihkan lingkungan pasca-banjir di wilayahnya masing-masing.

“Jika muncul atau terserang penyakit segera berobat kepasilitas kesehatan terdekat, jangan menunggu lebih parah lagi ya,” pungkasnya.

Penulis: Aprie

Editor: Aprie

Berita Terkait

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional
Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Hasil Reses Dapil IV DPRD Kalteng: Warga DAS Barito Desak Perbaikan Jalan Desa dan Akses Air Bersih
Cegah Unjuk Rasa Anarkis, Ketua DPRD Kalteng Usul Kawasan Perkantoran Dipayungi Hukum Adat Dayak
DPRD Kalteng Sepakat Dorong Karhutla Jadi Bencana Nasional, Siap Surati Gubernur Agustiar Sabran

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Hasil Reses Dapil IV DPRD Kalteng: Warga DAS Barito Desak Perbaikan Jalan Desa dan Akses Air Bersih

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Cegah Unjuk Rasa Anarkis, Ketua DPRD Kalteng Usul Kawasan Perkantoran Dipayungi Hukum Adat Dayak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:28 WIB

DPRD Kalteng Sepakat Dorong Karhutla Jadi Bencana Nasional, Siap Surati Gubernur Agustiar Sabran

Berita Terbaru

Ilustrasi Karhutla Kalimantan (unsplash.com/Matt Howard)

Berita

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:07 WIB