Komisioner KPU RI ke Muara Teweh Monitoring PSU, Disinggung OTT Viral no Comment

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisionir KPU RI, Iffa Rosita saat mewawancara KPPS TPS 01 Melayu, Jumat (21/3/2025).Foto.Deni/1tulah.com

Komisionir KPU RI, Iffa Rosita saat mewawancara KPPS TPS 01 Melayu, Jumat (21/3/2025).Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Kominioner KPU RI Iffa Rosita berkunjung ke Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Jumat 21 Maret 2025.

Kedatangannya guna melakukan monitoring dan supervisi di TPS 01 Melayu dan TPS 04 Malawaken. Ia datang tidak sendiri, didampingi sejumlah komisioner KPU Provinsi Kalteng.

Kita datang kesini dalam rangka monitoring sekaligus melakukan supervisi kalo memang ada hal harus supervisi. Ini untuk memastikan kesiapan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta mendalami pemahaman mereka terhadap prosedur pemungutan suara,” kata Iffa Rosita.

Pihaknya kata Iffa, sekaligus melakukan wawancara lalu tes pengetahuan mereka, sejauh mana mereka memahami  pelayanan pemilih seperti apa.

“Kami tadi melakukan study kasus dari beberapa KPPS, karena mereka yang awal dari pemilih yang masuk seperti apa, memenuhi syaratnya seperti apa ya, melakukan study kasus bagaimana kalau kasusnya begini-begini terlihat bahwa mereka cukup memahami,” ujar Ifta Rosita.

Salah satu perhatian dalam PSU ini adalah ketersediaan jaringan internet, khususnya di Desa Malawaken.

Baca Juga :  TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Berdasarkan informasi yang diterima, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berencana memfasilitasi koneksi internet menggunakan Starlink guna memastikan kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Terkait Signal internet di Desa Malawaken, informasinya mau difasilitasi Starlink oleh Diskominfo,” kata Ifta didampingi jajaran KPU Provinsi dan Kabupaten.

Disinggung terkait hal viral OTT dugaan politik uang, Iffa menjawab no comment terkait masalah itu. “Saya no comment ya masalah itu,” ungkapnya.

hal senada sama dengna tim Bawaslu Provinsi kalteng yang datang ke lokasi TPS Melayu. ketika hendak diwawancarai, mereka enggan. “Nanti saja sama ketua. Enggak mau ah,” kata seorang lelaki ketika hendak diwawancara.

Ditanya masih adanya ditemukan surat C Pemberitahuan yang belum dibagikan kepada pemilih.

Di TPS 01 Melayu, sekitar 80 surat belum tersampaikan, sementara di TPS 04 Malawaken ada 42 surat yang belum diterima pemilih.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Meski begitu, petugas KPPS berjanji akan menuntaskan pembagian hingga malam ini.

“C Pemberitahuan ini sifatnya hanya sebagai pengingat. Jika ada pemilih yang tidak menerimanya, mereka tetap bisa mencoblos besok dengan membawa KTP elektronik,” jelas Ifta Rosita.

Ifta mengingatkan distribusi C Pemberitahuan harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, yakni langsung diserahkan kepada pemilih bersangkutan.

“Ada beberapa informasinya yang bersangkutan (Pemilih-red) tidak berada ditempat, jadi kita sarankan harus bertemu langsung dengan yang bersangkutan. tetapi masih diberi waktu siapa tahu mereka malam ini datang untuk mengambil C Pemberitahuan,” tuturnya.

KPU juga menanyakan sejauh mana sosialisasi sudah dilakukan kepada masyarakat. Harapannya, partisipasi pemilih tetap tinggi agar hasil PSU benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat.

“Kita ingin memastikan semua pemilih tahu ada PSU besok dan mereka tetap datang ke TPS. Ya kita harapannya partisipasi masyarakat dalam PSU ini tinggi,” tukasnya. (*)

Penulis : deni

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru