Presiden Prabowo Niat Dirikan Penjara di Lokasi Terpencil untuk Para Koruptor

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Pres

Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Pres

 

1TULAH.COM – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, berencana membangun fasilitas penjara di lokasi terpencil sebagai langkah untuk memberikan efek jera bagi para koruptor yang telah merugikan masyarakat.

Dengan penempatan di pulau yang jauh dari pemukiman, para terpidana korupsi akan kesulitan melarikan diri, sehingga mereka benar-benar merasakan konsekuensi dari perbuatan mereka.

Dalam pernyataannya di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Prabowo mengungkapkan bahwa anggaran khusus akan dialokasikan untuk pembangunan penjara tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Pimpin Paripurna Penyerahan Raperda APBD 2027

Ia menekankan pentingnya memilih pulau yang benar-benar terisolasi, sehingga jika ada yang mencoba melarikan diri, mereka akan menghadapi risiko besar, termasuk ancaman dari hewan buas seperti hiu.

Menurut Prabowo, korupsi menjadi hambatan utama dalam pembangunan negara karena menyedot sumber daya yang seharusnya dialokasikan untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Ia menyoroti bahwa banyak pihak, termasuk guru, dokter, perawat, dan petani, turut merasakan dampak buruk dari praktik korupsi yang menggerogoti anggaran negara.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan Kabinet Merah Putih untuk mengoptimalkan efisiensi penggunaan dana agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Gali Inovasi Literasi Digital, Komisi III DPRD Kalteng Kunker ke Perpusda Kota Tangerang
Usut Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun, Kejagung Endus Keterlibatan Perusahaan Riza Chalid
Kebijakan Baru Skema PPPK Guru: Bisa Naik Status Penuh Waktu Hingga Berpeluang Jadi PNS
Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Tangis Haru Warnai Pertemuan Keluarga dan Tim SAR
Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil
Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)
DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M
KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Gali Inovasi Literasi Digital, Komisi III DPRD Kalteng Kunker ke Perpusda Kota Tangerang

Jumat, 18 September 2026 - 16:54 WIB

Usut Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun, Kejagung Endus Keterlibatan Perusahaan Riza Chalid

Jumat, 18 September 2026 - 13:52 WIB

Kebijakan Baru Skema PPPK Guru: Bisa Naik Status Penuh Waktu Hingga Berpeluang Jadi PNS

Jumat, 18 September 2026 - 08:17 WIB

Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Tangis Haru Warnai Pertemuan Keluarga dan Tim SAR

Jumat, 18 September 2026 - 07:59 WIB

Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)

Kamis, 17 September 2026 - 13:31 WIB

DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M

Kamis, 17 September 2026 - 12:07 WIB

KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Berita Terbaru