RRI Setop Siaran AM/FM, Fokus ke Platform Online Akibat Pemangkasan Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radio Republik Indonesia (RRI) [via Antara]

Radio Republik Indonesia (RRI) [via Antara]

1TULAH.COM-Kabar mengejutkan datang dari dunia penyiaran Indonesia. Radio Republik Indonesia (RRI) secara resmi menghentikan siaran melalui pemancar AM 801 Khz dan FM 88,2 Mhz mulai hari ini, Senin (10/2/2025).

Keputusan ini diambil oleh RRI Pro 4 Semarang sebagai imbas dari pemangkasan anggaran pemerintah yang signifikan.

Berdasarkan Nota Dinas Nomor ND 216/DU/V.KU.01.01/02/2025 yang diterbitkan pada 6 Februari 2025, RRI melakukan serangkaian langkah efisiensi untuk menyesuaikan diri dengan pengurangan anggaran belanja APBN 2025. Salah satu langkah utama adalah menonaktifkan sementara pemancar Programa 4 dan Programa 5.

Meskipun demikian, siaran Programa 4 tetap dapat diakses secara daring. Sementara itu, Programa 5 akan diintegrasikan dengan siaran Programa 1. Direktorat Program dan Produksi RRI akan mengatur lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaannya.

Baca Juga :  Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Selain itu, RRI juga mematikan sementara pemancar MW (Medium Wave) yang selama ini menemani siaran FM. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penghematan biaya operasional.

Keputusan ini tentu menjadi pukulan bagi pendengar setia RRI, terutama yang masih mengandalkan siaran konvensional. Namun, RRI berupaya untuk beradaptasi dengan era digital dan memanfaatkan platform online untuk menjangkau аудиens yang lebih luas.

RRI akan mengalihkan fokus siarannya ke platform online, termasuk melalui mekanisme streaming dan split program di RRI Pro 1. Langkah ini diharapkan dapat menjaga eksistensi RRI di tengah perubahan lanskap media.

Baca Juga :  Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap

Sejarah mencatat, RRI pernah berhenti mengudara pada 19 Desember 1948 saat Agresi Militer Belanda I. Kini, RRI kembali menghadapi tantangan besar akibat tekanan anggaran.

Penghentian siaran melalui pemancar AM/FM ini menjadi pengingat akan pentingnya dukungan pemerintah terhadap media publik seperti RRI. Di era digital saat ini, RRI memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang akurat dan объектив serta menjadi jembatan между pemerintah dan masyarakat. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam
Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap
Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong
Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi
DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang
Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks
Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Sabtu, 26 September 2026 - 05:15 WIB

Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap

Sabtu, 26 September 2026 - 05:04 WIB

Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Jumat, 25 September 2026 - 13:19 WIB

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 06:10 WIB

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 05:40 WIB

Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Berita Terbaru