1TULAH.COM – Peristiwa perompakan terhadap tugboat dan tongkang Royal 17 terjadi di perbatasan antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, tepatnya di Tanjung Malatayur.
Sebanyak lima orang perompak bersenjata berhasil menyekap 14 anak buah kapal (ABK) tugboat dan tongkang tersebut. Setelah menyekap, para pelaku menjarah barang-barang berharga milik ABK dan kapal.
Menurut Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Erlan Munaji, para perompak membawa kabur 21 unit handphone, uang tunai Rp17 juta, serta peralatan navigasi seperti GPS Furuno, radar Furuno, dan teropong, selain muatan kapal yang berisi FAME (Fatty Acid Methyl Ester). Meski demikian, ke-14 ABK berhasil selamat setelah kejadian tersebut.
Kejadian bermula saat tugboat Royal 17 menggandeng tongkang berisi FAME dalam perjalanan dari Pelabuhan Bagendang, Sampit, menuju Stagen, Kotabaru, pada Rabu, 18 September 2024.
Kelompok perompak beraksi menggunakan kapal kecil dan senjata api serta tajam untuk mengancam dan melumpuhkan ABK.
Saat ini, pihak Ditpolair Polda Kalteng tengah menyelidiki kasus ini dan memeriksa saksi-saksi untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku. Polda Kalteng berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan para perompak segera ditangkap.
Penulis : Laili R

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)







![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-225x129.jpg)







![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-360x200.jpg)



![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



