Jepang Sukses Pangkas Konsumsi Rokok hingga 52%! Ini Rahasianya

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tembakau alternatif. [Pixabay]

Ilustrasi tembakau alternatif. [Pixabay]

1TULAH.COM–Jepang berhasil mencetak prestasi gemilang dalam upaya mengurangi konsumsi rokok. Berdasarkan laporan Global State of Tobacco Harm Reduction (GSTHR), penjualan rokok di Negeri Sakura anjlok hingga 52% dalam kurun waktu delapan tahun terakhir.

Penurunan drastis ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah terhadap produk tembakau alternatif. Dengan menerapkan kebijakan tarif cukai yang lebih rendah untuk produk alternatif serta memperbolehkan penggunaannya di ruang khusus, Jepang berhasil mengubah kebiasaan merokok masyarakatnya.

Pada tahun 2015, saat produk tembakau alternatif mulai marak, penjualan rokok di Jepang mencapai 182,34 miliar batang. Namun, pada tahun 2023, angka tersebut menyusut menjadi hanya 88,1 miliar batang.

Kebijakan Cerdas di Balik Kesuksesan

Apa rahasia di balik keberhasilan Jepang dalam menekan angka perokok? Jawabannya terletak pada serangkaian kebijakan cerdas yang digulirkan oleh pemerintah. Salah satu langkah kunci adalah penerapan tarif cukai yang jauh lebih rendah untuk produk tembakau alternatif seperti vape dan heated tobacco products (HTPs). Kebijakan ini membuat produk-produk tersebut menjadi pilihan yang lebih terjangkau bagi para perokok yang ingin beralih.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Selain itu, pemerintah Jepang juga memberikan izin penggunaan produk tembakau alternatif di ruangan khusus, seperti restoran dan kafe tertentu. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi para pengguna untuk menikmati produk pilihan mereka tanpa harus sepenuhnya menjauhi lingkungan sosial.

Dampak Signifikan terhadap Kesehatan Masyarakat

Penurunan drastis konsumsi rokok di Jepang membawa dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Studi menunjukkan bahwa pengurangan konsumsi rokok dapat menurunkan risiko berbagai penyakit terkait tembakau, seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, dan stroke. Selain itu, penurunan polusi udara akibat asap rokok juga memberikan manfaat bagi lingkungan.

Pelajaran Berharga bagi Negara Lain

Keberhasilan Jepang dalam mengurangi konsumsi rokok menjadi pelajaran berharga bagi negara-negara lain yang masih berjuang mengatasi masalah kesehatan masyarakat akibat kebiasaan merokok. Kebijakan yang komprehensif dan dukungan pemerintah yang kuat terbukti efektif dalam mengubah perilaku merokok masyarakat.

Baca Juga :  KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap

Tantangan yang Masih Ada

Meskipun telah mencapai kemajuan yang signifikan, Jepang masih menghadapi sejumlah tantangan dalam upaya mengurangi konsumsi rokok sepenuhnya. Salah satu tantangan utama adalah pemasaran produk tembakau alternatif yang masih menyasar kalangan muda. Selain itu, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya merokok dan manfaat berhenti merokok.

Jepang telah membuktikan bahwa dengan kebijakan yang tepat dan konsisten, penurunan konsumsi rokok dapat dicapai dalam waktu yang relatif singkat. Keberhasilan Negeri Sakura ini menjadi inspirasi bagi negara-negara lain untuk terus berupaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas asap rokok. (Sumber:Suara.com)

 

 

Berita Terkait

Polisi Bekuk Empat Terduga Pengguna Sabu di Kota Palu Sulteng
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan
AS dan Iran di Ambang Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Bakal Dibuka Kembali
Prabowo Bentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Single Exporter, Ekonom Khawatirkan Hal Ini
Harapan Ketua Komisi III DPRD di HUT ke-69 Kalteng: Kesejahteraan Nyata Melalui Kartu Huma Betang
Harga Sawit Hancur Imbas Wacana Monopoli Ekspor, Perusahaan Diminta Tak Turunkan Harga
Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran
Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:30 WIB

Polisi Bekuk Empat Terduga Pengguna Sabu di Kota Palu Sulteng

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:40 WIB

AS dan Iran di Ambang Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Bakal Dibuka Kembali

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:49 WIB

Harapan Ketua Komisi III DPRD di HUT ke-69 Kalteng: Kesejahteraan Nyata Melalui Kartu Huma Betang

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:39 WIB

Harga Sawit Hancur Imbas Wacana Monopoli Ekspor, Perusahaan Diminta Tak Turunkan Harga

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:26 WIB

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:16 WIB

Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bekuk Empat Terduga Pengguna Sabu di Kota Palu Sulteng

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:30 WIB

Ilustrasi

Opini

Pengendalian Inflasi: Jangan Berhenti di Pasar Murah

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:22 WIB

Foto Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri

DPRD BARUT

Ketua Komisi III Apresiasi Barito Utara Raih Juara Umum FBIM 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB