1TULAH.COM – Dewan Pers menyatakan terdapat dua versi yang berbeda mengenai penyebab kebakaran rumah wartawan Tribrata TV, Sempurna Pasaribu, yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia di kawasan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Anggota Dewan Pers, Totok Suryanto, dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, menjelaskan bahwa versi Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) menduga ada keterlibatan oknum TNI terkait pemberitaan tentang perjudian di rumah oknum TNI tersebut.
Sementara versi lainnya menyebutkan bahwa kebakaran disebabkan oleh ceceran bensin di rumah korban yang kemudian menyulut bara api, karena korban memang berjualan bensin eceran.
Tim pencari fakta dari KKJ Sumut, yang terdiri dari beberapa organisasi jurnalis dan LBH Medan, telah memverifikasi dan mendalami kasus ini.
Dari hasil investigasi, ditemukan bahwa kebakaran terjadi setelah korban memberitakan perjudian di Jalan Kapten Bom Ginting, Kabupaten Karo, yang diduga melibatkan oknum aparat sebagai pengelola lapak judi.
Berita tersebut dipublikasikan pada 22 Juni 2024 dan diunggah oleh korban di akun Facebook-nya.
Koordinator KKJ, Erick Tanjung, mengungkapkan bahwa korban sempat bertemu dengan oknum aparat beberapa jam sebelum kebakaran terjadi untuk membicarakan berita tersebut, di mana korban diminta menghapus beritanya atau postingan-nya.
Dewan Pers sangat menyesalkan kejadian ini karena kekerasan terhadap wartawan merupakan pelanggaran hukum. Tim KKJ masih mengumpulkan fakta-fakta untuk membuktikan kasus ini lebih lanjut.
Penulis : Dedy Hermawan

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



