Ini Alasan Ratusan Pesawat Lakukan Pendaratan Teknis di Bandara Kualanamu

- Jurnalis

Senin, 24 Juni 2024 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengisi avtur ke pesawat Boeing 747-400 dengan nomor penerbangan SV 5177 milik maskapai penerbangan Saudia di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan. (sumber: suaracom)

Petugas mengisi avtur ke pesawat Boeing 747-400 dengan nomor penerbangan SV 5177 milik maskapai penerbangan Saudia di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan. (sumber: suaracom)

1TULAH.COM – Sebanyak 101 pesawat diketahui melakukan pendaratan teknis atau technical landing di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada masa kepulangan jemaah haji.

Pesawat-pesawat tersebut melakukan pendaratan teknis untuk mengisi avtur sebelum melanjutkan nantinya perjalanan ke debarkasi masing-masing.

Hal itu dikatakan oleh Kasi Angkutan Udara, Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Otoritas Bandar Udara Wilayah II-Medan Arief Budiman.

“Kemarin sudah dua pesawat SV (Saudi Arabian) melakukan pendaratran teknis di Kualanamu untuk melanjutkan perjalanan ke debarkasi haji,” katanya.

Ia mengatakan ratusan pesawat yang membawa jemaah haji dari Arab Saudi tersebut dilayani oleh dua maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Saudi Arabia pada 22 Juni hingga 21 Juli 2024.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Di antaranya 55 penerbangan haji dilayani Garuda Indonesia menuju lima debarkasi tanah air, seperti Banjarmasin di Kalimantan Selatan satu kloter.

Lalu Lombok di Nusa Tenggara Barat empat kloter, Solo di Jawa Tengah lima kloter, Makassar di Sulawesi Selatan 14 kloter dan Jakarta di Banten 31 kloter.

“Terakhir pesawat Saudi Arabia melayani jamaah haji debarkasi Surabaya, Jawa Timur sebanyak 46 kloter,” ujarnya.

Pesawat-pesawat tersebut melakukan pendaratan teknis dengan transit paling lama satu jam dari Jeddah dan Madinah di Bandara Kualanamu.

Data Otoritas Bandar Udara Wilayah II-Medan menyebutkan masa keberangkatan jemaah haji pada 12 Mei hingga 10 Juni 2024, terdapat 207 pesawat mengisi avtur dari empat embarkasi tanah air di Kualanamu.

Baca Juga :  Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Di antaranya 100 pesawat Garuda Indonesia dari tiga embarkasi, yakni Solo 81 kloter, Balikpapan 18 kloter, dan Banjarmasin satu kloter. Sementara, 107 pesawat Saudi Arabia dari Embarkasi Surabaya.

“Jadi selama pengisian avtur dilakukan, bagi penumpang yang sakit dan perlu penanganan khusus, maka bisa turun dari pesawat di Kualanamu untuk perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok avtur di wilayahnya cukup untuk melayani penerbangan haji periode 2024.

“Kami juga berkomitmen mendukung kesuksesan dan kelancaran ibadah haji 2024,” kata Area Manager Communication, Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Susanto August Satria.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 05:25 WIB

DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru