Pernah Ditolak Presiden Jokowi, Kini Pemerintah Berencana Tawarkan Kewarganegaraan Ganda Untuk Tarik Pekerja Terampil

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2024 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria mempersiapkan bendera raksasa sebelum mengibarkannya pada perayaan hari kemerdekaan di Universitas Kristen Petra di Surabaya, Jawa Timur. Pemerintah mungkin akan menawarkan kewarganegaraan ganda bagi orang-orang keturunan Indonesia. (Foto: REUTERS/Sigit Pamungkas)

Seorang pria mempersiapkan bendera raksasa sebelum mengibarkannya pada perayaan hari kemerdekaan di Universitas Kristen Petra di Surabaya, Jawa Timur. Pemerintah mungkin akan menawarkan kewarganegaraan ganda bagi orang-orang keturunan Indonesia. (Foto: REUTERS/Sigit Pamungkas)

1TULAH.COM-Kewarganegaraan ganda dalam sistem ketatanegaraan Indonesia tidak diperbolehkan. Tak heran, status Arcandra Tahar salah seorang menteri di kabinet pemerintahan Presiden Jokowi, sempat menjadi polemik.

Sehingga yang bersangkutan pun harus dicopot dari jajaran pembantu presiden lantaran dianggap masih berwarganegara AS, meskipun masih keturunan orang Indonesia.

Namun, kini Pemerintah mungkin akan menawarkan kewarganegaraan ganda bagi orang-orang keturunan Indonesia, untuk menarik lebih banyak lagi pekerja terampil ke Tanah Air. Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan itu pada Selasa (30/4/2024)

Menurut UU, Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda bagi orang dewasa. Sementara itu, anak-anak yang memiliki kewarganegaraan ganda harus memilih salah satu dan melepaskan yang lain begitu mereka berusia 18 tahun.

Baca Juga :  KPK Usut Kasus Permintaan Dana CSR oleh Eks Wali Kota Madiun

Dalam acara Microsoft Build: AI Day di Jakarta, Luhut mengatakan pemerintah berencana memberi kewarganegaraan ganda untuk mantan WNI yang bekerja di luar negeri. Namun dia tidak memberikan rinciannya.

Luhut berbicara sebelum CEO Microsoft Satya Nadella, yang menjanjikan investasi $1,7 miliar di Indonesia. “Kami juga mengundang diaspora Indonesia dan memberi mereka, segera, kewarganegaraan ganda,” katanya.

“Saya pikir itu akan membawa banyak orang Indonesia yang bertalenta kembali ke Indonesia,” tambah dia.

Baca Juga :  Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Hampir 4.000 orang Indonesia menjadi warga negara Singapura antara tahun 2019 hingga 2022, menurut data dari Direktoral Jenderal Imigrasi. Namun, pihak Imigrasi tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai rencana mengizinkan kewarganegaraan ganda ini.

Isu kewarganegaraan ganda menimbulkan kontroversi pada 2016 sewaktu Presiden Joko Widodo mencopot Arcandra Tahar sebagai menteri energi dan sumber daya mineral setelah menjabat kurang dari satu bulan, menyusul laporan bahwa dia adalah pemegang paspor AS dan Indonesia. (Sumber:voaindonesia.com)

 

Berita Terkait

Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta
Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!
Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!
Polres Metro Bekasi Lepas 10 Ribu Benih Lele Guna Dukung Ketahanan Pangan
Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang
Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers
SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim
Tag :

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:06 WIB

Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Senin, 18 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!

Senin, 18 Mei 2026 - 07:41 WIB

Polres Metro Bekasi Lepas 10 Ribu Benih Lele Guna Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 06:45 WIB

Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:43 WIB

Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:40 WIB

Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!

Berita Terbaru

Ilustrasi penyekapan. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta

Senin, 18 Mei 2026 - 14:06 WIB